Penemuan Mayat di Tembesi

Teka-teki Mayat di Selokan Terungkap, Ini Identitasnya. Polisi: Saksi Kunci Masih Koma!

Teka-teki Mayat di Selokan Sagulung Terungkap, Ini Identitasnya. Polisi: Saksi Kunci Masih Koma!

Teka-teki Mayat di Selokan Terungkap, Ini Identitasnya. Polisi: Saksi Kunci Masih Koma!
TribunBatam/Ian Pertanian
Seorang warga menunjukkan lokasi penemuan mayat di saluran drainase kawasan Tembesi, Batam, Selasa (15/8/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Mayat yang ditemukan didalam selokan sedalam tiga meter dikawasan Sagulung diketahui Bernama Zaini. Dari keterangan sementara yang didapat pihak kepolisian dari beberapa saksi, diketahui Zaimi masuk ‎kedalam selokan akibat kecelakaan lalulintas.

Baca: BREAKINGNEWS: Polisi Klaim Mayat di Drainase Tembesi Korban Lakalantas, Bukan Pembegalan. Benarkah?

Baca: Inilah 4 Fakta Menghebohkan Penemuan Mayat Tembesi. Nomor 4 Bikin Penasaran

Baca: 4 Kali Kandas Nikahi Daun Muda, Artis Ini Pergoki Suaminya Kirim Foto Beginian ke Cewek Lain!

Baca: Tersinggung! Model Cantik Ini Ungkap Rahasia Ranjang Walikota Kendari, Ini Kamar Begituanya!

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya SIK saat dikonfirmasi, Rabu (16/8/2017) sore mengatakan, yang menemukan mayat didalam selokan itu awalnya adalah ketua RT. Kemudian diinformasikan kepada Babin Kantibmas diwilayah tersebut.

Malam hari sebelumnya ternyata di sana juga terjadi kecelakaan dengan korban bernama Roni. Saat ini, Roni sedang dirawat di Rumah Sakit Embun Fatimah dengan keadaan yang cukup parah.

Kepalanya terhempas dan mengalami geger otak. "Dia tidak sadarkan diri sampai sekarang. Dia adalah saksi kunci permasalahan ini. Gimana kronologis kecelakaan tersebut," sebut Gima menerangkan.

Polisi juga meminta keterangan kepada Adik Zaini korban yang ditemukan tewas didalam selokan. Dari hasil keterangan adik korban, bahwa malam itu Zaini dan Roni pergi keluar untuk mencari makan. Sebelum berangkat, kedua orang ini diketahui dalam keadaan mabuk karena baru saja berpesta miras.

‎"Motor adik nya ketika itu di pinjam untuk beli makan. Katanya mereka lapar sesudah minum-miniman. Mereka warga Tambesi Buton," sambungnya.

Memang saat kejadian minggu dinihari, ketika itu kawasan tambesi dan sekitarnya di guyur hujan lebat. Kemudian korban Roni di evakuasi kerumah sakit oleh warga saat hujan lebat. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Kamis (17/8/2017)

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved