Kisah Rita Korban Iming-iming Penggandaan Uang. Motor Lenyap, Kini Rumah pun Akan Diambil Bank

Tas berwarna biru itu merupakan saksi bisu dugaan penipuan dengan modus penggandaan uang oleh temannya yang juga seorang wanita berinisial CDR

Kisah Rita Korban Iming-iming Penggandaan Uang. Motor Lenyap, Kini Rumah pun Akan Diambil Bank
Rita, korban iming-iming penggandaan uang 

Laporan,Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Rita Herawati Sidabutar hanya berlinang air mata. Ia tak mampu berkata-kata saat menunjukkan tas di kamar utama rumahnya di Perumahan Taman Raya Tahap V, Jumat (18/8/2017) siang kepada wartawan.

Tas berwarna biru itu merupakan saksi bisu dugaan penipuan dengan modus penggandaan uang oleh temannya yang juga seorang ibu rumah tangga berinisial CDR.

Tas itu disebut-sebut sebagai tempat penggandaan uang seperti yang dijanjikan oleh CDR.

Namun, bukan uangnya bertambah, harta-bendanya justru ludes.

Betapa tidak. Sepeda motornya raib dijual CDR, rumahnya dalam jaminan sita sebuah bank. Belum lagi uang senilai Rp 56 juta juga lenyap tak berbekas.

Bahkan, akibat kasus itu, ia sempat berpisah ranjang dengan suaminya selama tiga minggu, karena itu perayaratan penggandaan uang yang disebutkan CDR.

Rita menceritakan kronologi pertemanan dia CDR yang mengaku-ngaku bisa menggandakan uang sejak 2011 silam.

"Waktu itu kami bertetangga di rumah lama di Tanjungpiayu. Dulu dia masih sama suami pertamanya," kata Rita.

Ke dua orang ini sempat lost contact karena keluarga Rita pindah ke Taman Raya Batam Centre dan baru bertemu lagi awal 2017. Rita dan CDR tak disangka bertemu di pasar Botania.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help