CAR FREE NIGHT DI NAGOYA

Masih Ada Car Free Day Berikutnya di Nagoya. Ini Pesan Walikota Batam Rudi

Pesta rakyat dalam Car Free Night, Jumat (18/8/2017) adalah bagian dari program Car Free Day di kawasan Nagoya Batam sepanjang tahun ini

Masih Ada Car Free Day Berikutnya di Nagoya. Ini Pesan Walikota Batam Rudi
Tribun Batam/Mona Andriani
Sepeda fixie ikut menikmati Car Free Night 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pesta rakyat dalam Car Free Night, Jumat (18/8/2017) adalah bagian dari program Car Free Day di kawasan Nagoya Batam sepanjang tahun ini.

Program Car free Day sendiri sudah berlangsung sembilan kali dari rencana 20 kegiatan selama tahun 2017 ini.

Selain panggung utama yang menampilkan hiburan sejumlah penyanyi, di acara car free night ini juga menjadi ajang bagi berbagai komunitas untuk berekspresi.

"Hari ini ada komunitas sepeda fixie, Batam Melodic Rawk in Punk, komunitas pecinta reptil, dan Vape Bommunity. Komunitas ini diundang biasanya tergantung tagline-nya," terang Juno, selaku Project Manager EO PT Proultima Triangle yang menggelar kegiatan ini.

Menurut Juno, kegiatan selanjutnya akan digelar siang hari atau car free day pada 27 Agustus 2017 ini.

"Memang, khusus pada 18 Agustus ini mengambil tema car free night karena disejalankan dengan pesta rakyat memeriahkan momen 17 Agustus," ujar Juno.

Silvi KDI menghibur warga Batam di panggung pesta rakyat Car Free Night Nagoya, Jumat (18/8/2017) malam.
Silvi KDI menghibur warga Batam di panggung pesta rakyat Car Free Night Nagoya, Jumat (18/8/2017) malam. (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

Pada car free night ini, selain Amiogos Band dan Silvi KDI, juga tampil band lokal lokal, DJ Trunque, dan Save Drama for Mama.

Tembang lagu "Memori Berkasih" menjadi lagu pamungkas pesta rakyat malam ini.

Wali Kota Batam menyampaikan sedikit pesan singkat kepada seluruh warga Batam yang hadir di Car Free Night.

"Sudah cukup ya, Bapak-bapak, Ibu-ibu, besok masih Sabtu, kita kerja. Besoknya lagi baru libur," ungkap HM Rudi.

Rudi menyatakan kepada warga Batam yang hadir untuk selalu kompak dalam membangun Batam.

"Jika ada kepentingan umum untuk kota Batam, ikhlaskan. Pada mau masuk surga kan?"

"Kalau mau masuk surga ikhlaskan apa yang kita punya untuk kebaikan orang banyak dan kebaikan kota tercinta kita ini. Kita membangun Batam untuk seluruh masyarakat, agar kota kita lebih baik lagi,” Rudi menutup pidatonya.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved