BREAKINGNEWS: Garam Langka di Batam, Bagaimana Pak Walikota?

Garam Langka di Batam, Bagaimana Pak Walikota? Inilah Hasil Pantauan di Pasar-pasar Kota Batam!

BREAKINGNEWS: Garam Langka di Batam, Bagaimana Pak Walikota?
tribunbatam/alfandi simamora
Suasana Pasar Tiban Center 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Kelangkaan akan garam sejak beberapa bulan terakhir sudah mengalami kekosongan hingga menasional, sehingga dengan kelangkaan garam,

khususnya merek garam abadi yang sering dijual oleh pedagang grosir dan eceran di pusat perbelanjaan kosong, Seperti yang terpantau di pasar didaerah tiban, sudah hampir dua bulan mengalami kekosongan stok garam abadi, Minggu (20/8/2017).

Baca: Terungkap! Dikelilingi Wanita Cantik, Beginilah Jurus Bung Karno Mendapatkan Cinta Pramugari Ini

Baca: Edan! Sebelum Bunuh dan Bakar Pacarnya yang Hamil, Keduanya Sempat Begituan Dulu!

Baca: Coba Tebak! Eks Bintang Film Panas Ini Lahirkan 8 Anak Kembar, Siapa Bapaknya?

Baca: Heboh! Gagal Kibarkan Bendera, Belasan Anggota Paskibra Pingsan dan Kesurupan!

Kelangkaan garam sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lewat, hingga sekarang stok akan garam tidak ada di beberapa pusat perbelanjaan seperti yang dipantau tribun di pasar cipta puri, tiban, disalah satu pedagang sembako grosir, yang sudah hampir dua bulan mengalami kekosongan stok merek garam abadi yang biasa di jual olehnya.

"Sudah hampir dua bulan ini stok merek garam abadi yang biasa kita jual mengalami kekosongan dari pemasok, makanya hingga saat ini kita tidak ada jual garam merek itu Pak, adapun garam yang kita jual merek garam layang itu pun sisa dari stok beberapa bulan yang sudah lewat dan harganya sangat mahal,"ujar Ahan

Ahan menjelaskan, kekosongan merek garam abadi yang biasa ia jual dan pedagang lainya yang sudah hampir dua bulan, memang bukan hanya dia saja yang mengalami kekosongan akan garam abadi,

pedagang grosir dan eceran lainya pun yang ada di pasar cipta puri juga ikut mengalaminya, sebab pemasok garam kepada setiap pedagang, sama-sama dari pemasok yang biasa ia pesan.

Ilustrasi
KOMPAS.COM

"Bukan hanya saya saja yang mengalami kekosongan stok garam abadi, sebagian pedagang lainya juga ikut mengalami kelangkaan akan merek garam abadi," kalau merek garam layang itu ada stok pemasok yang jual, akan tetapi harganya cukup mahal, bagaimana nanti kita jualnya kepada konsumen,"ujarnya

Dia juga mengatakan, untuk garam merek garam abadi biasanya ia membeli/ goni Rp 1.85 ribu/goni dalam 10 Bal dan ia hanya jual per bungkusnya hanya Rp 1000/ bungkus ukuran 200 gram, Sehingga harganyapun cukup terjangkau olehnya menyetok barang dan komsumen pun ketika ingin membeli tidak terlalu mahal,

akan tetapi merek garam abadi sudah hampir dua bulan mengalami kekosongan dari pemasok. Mau tidak mau ia tidak Menyetok barang garam, walaupun merek garam layang saat ini stoknya ada di pemasok, sebab harga dari garam merek garam layang jauh lebih tinggi saat ini dijual.

"Harganya cukup mahal Pak , sekarang ini sudah mencapai Rp 400 ribu/ goni, sedangkan sebelum ada kelangkaan garam, garam layang hanya seharga Rp 275 ribu/ goni," cukup mahal Pak mamaknya kita tidak berani Menyetok barang," ujar Ahan. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved