Kapal Perang Amerika Tabrakan

VIDEO: Cari Korban Hilang, Patroli Bea Cukai-Patroli Singapura Kompak Sisir Lautan Ini

Cari Korban Hilang, Patroli Bea Cukai-Patroli Singapura Kompak Sisir Lautan Ini

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Kapal BC 7005 milik BC Batam masih menelusuri kawasan perairan internasional untuk mencari 10 orang korban tentara Amerika yang mengalami kecelakaan laut di selat Malaka, Senin (21/8/2017) siang.

Baca: BREAKINGNEWS: Demo Sopir Taksi Online Memanas! Pendemo-Satpol Nyaris Ricuh. Ini Pemicunya!

Baca: BREAKINGNEWS: Kapal Perang AS-Kapal Dagang Tabrakan di Singapura, Bea Cukai Kerahkan Patroli!

Baca: Edan! Sebelum Bunuh dan Bakar Pacarnya yang Hamil, Keduanya Sempat Begituan Dulu!

Baca: Heboh! Gagal Kibarkan Bendera, Belasan Anggota Paskibra Pingsan dan Kesurupan!

Ariantoko Aji Kapten Kapal BC 7005 mengatakan, mereka tidak mempunyai kewenangan untuk masuk ke perairan Singapura. Karena posisi kapal yang mengalami kecelakaan masuk ke dalam wilayah Singapura.

"Itu wilayah tempat dimana kecelakan terjadi, kita tidak bisa masuk kesana," sebut Aji seraya menunjuk ke arah laut Singapura.

‎Untuk diketahui kapal milik Amerika yakni USS John S McCain dan Kapal Merchant berbendera Liberia mengalami kecelakaan di selat malaka. Maka dari itu, petugas BC Batam menurunkan kapal Patroli BC 7005 untuk turun ke laut untuk membantu pencarian.

Apalagi, diduga semua korban kapal tenggelam masuk ke perairan Indonesia. "Kami tidak bisa masuk ke sana. Namun jika untuk penyelamatan, kami akan kejar. Jika ada mayat yang ketemu kita langsung selamatkan," sebutnya lagi.

Pantauan Tribun di lapangan, dari kejauhan, kapal Patroli Singapura sudah terlihat menyusuri laut mereka untuk mencari korban kapal yang tenggelam. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help