MOTION

Ibu-ibu Rumah Tangga Ini Impikan Tembesi Pos sebagai Kampung Rajut di Batam

Mereka yang rata-rata adalah ibu rumah tangga tersebut, bersama-sama mengisi waktu luang dengan merajut sehingga mendapatkan tambahan penghasilan

Ibu-ibu Rumah Tangga Ini Impikan Tembesi Pos sebagai Kampung Rajut di Batam
TRIBUNBATAM/ANNEMARIA
Ketua Kelompok Textur Rajut Maria Yohana dan hasil rajutan kelompoknya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - MERAJUT, kelihatannya memang mudah tetapi ternyata bukanlah pekerjaan yang segampang kelihatannya.

Meskipun agak sulit, jika dikerjakan bersama-sama bisa menghasilkan berbagai macam kreasi.

Hal itulah yang dirasakan para anggota kelompok usaha bersama Textur Rajut.

Mereka yang rata-rata adalah ibu rumah tangga tersebut, bersama-sama mengisi waktu luang dengan merajut sehingga mendapatkan tambahan penghasilan.

Kelompok yang diketuai oleh Maria Yohana Suhartina itupun sudah mulai eksis di Batam sejak tahun 2015 silam.

"Awalnya hanya saya sendiri, terus ada tetangga ibu Sukarni yang saya ajak ikut pelatihan. Kami berdua sama-sama belajar, setelah bisa, kami kembangkanlah di sekitar lingkungan sini.

Anggota sudah banyak, akhirnya kita buat kelompok usaha bersama (kub) keterampilan sri rejeki Tembesi Pos," ujar Maria, belum lama ini.

Memiliki anggota sekitar 60 an ibu rumah tangga, komunitas inipun membuka pelatihan Merajut secara gratis.

Bukan hanya warga Tembesi Pos, pelatihan ini bahkan diikuti oleh warga dari kawasan lain.

"Yang dari Nongsa, Bengkong, Tanjung Uncang juga ada belajar kemari.

Halaman
1234
Penulis: Anne Maria
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help