TribunBatam/

ANAMBAS TERKINI

Soal Pelimpahan Aset Bandara Letung ke Kemenhub. Ini Rencana Pemkab Anambas

Peyerahan aset kepada Kementerian Perhubungan, diakuinya menjadi salah satu syarat agar bandara itu dapat diresmikan

Soal Pelimpahan Aset Bandara Letung ke Kemenhub. Ini Rencana Pemkab Anambas
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Kepala Dinas perhubungan dan lingkungan hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurman 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - ‎Pemerintah Daerah tengah mencari solusi soal pelimpahan aset di Bandara Letung.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurman menyebut terdapat alternatif yang menjadi opsi perihal pelimpahan aset, khususnya pada sisi darat bandara yang berlokasi di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur itu.

"Selasa (22/8) besok rencananya akan rapat untuk membahas soal hal itu," ujarnya, Senin (21/8/2017).

‎Meski terkesan gamang dalam menentukan sikap terkait aset tersebut, namun Nurman mengaku ada arah agar Pemerintah Daerah mengelola bandara itu.

Baca: Demo Taksi Online Tertahan Satpol di Pemko Batam, Sopir Taksi Online Pilih Mundur!

Baca: Bea Cukai: Lokasi Tabrakan di Malaysia, Korban Diperkirakan Hanyut ke Perairan Berakit!

Ia juga mengatakan, dalam klausul nota kesepakatan antara Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Daerah Anambas terkait pembangunan dan pengelolaan bandara, Pemerintah Daerah dapat meminta kembali apabila Pemerintah Daerah merasa sudah sanggup untuk mengoperasionalkannya.

"Sepertinya berat untuk diserahkan ke pusat. ‎Ada rencana dan klausul mengelola sendiri," katanya.

Nurman merincikan, total nilai aset pada sisi darat bandara menembus angka Rp 55 miliar lebih. Keseluruhan aset itu meliputi bangunan, alat-alat keamanan hingga tanah bandara.

Baca: BREAKINGNEWS: Demo Sopir Taksi Online Memanas! Pendemo-Satpol Nyaris Ricuh. Ini Pemicunya!

‎"Total keseluruhan sisi darat itu, gabungan dari yang pembangunannya dari provinsi dan dari kami (Pemda,red). Kesimpulan dari MoU itu, asetnya 50 persen 50 persen," katanya.

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Letung Ariadi Widiawan mengatakan, ‎sisi darat di bandara yang berada di Pulau Jemaja itu, saat ini statusnya masih milik Pemerintah Daerah.

Peyerahan aset kepada Kementerian Perhubungan, diakuinya menjadi salah satu syarat agar bandara itu dapat diresmikan.

"Sisi darat masih punya Pemda. Sementara, salah satu syarat peresmian bandara harus penyerahan aset ke Kemenhub. Ini yang coba kami koordinasikan ke Pemerintah Daerah," ujarnya saat ditemui di Tarempa belum lama ini.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help