Pro Kontra Transportasi Online

Kapolres Bubarkan Taksi Pangkalan yang Bergerombol di Kantor Polresta Barelang

Hengki meminta kepada para sopir taksi untuk membubarkan diri dan menyerahkan semua kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Kapolres Bubarkan Taksi Pangkalan yang Bergerombol di Kantor Polresta Barelang
tribunbatam/dewi haryati
Demo taksi online di Pemko Batam nyaris ricuh, Senin (21/8/2017) 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Setalah hampir dua jam berkumpul di depan kantor Polresta Barelang, akhirnya Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki datang dan menemui puluhan driver taksi pangkalan, Selasa (22/8/2017) sore.

Hengki meminta kepada para sopir taksi untuk membubarkan diri dan menyerahkan semua kasus ini kepada aparat penegak hukum.

"Ini demi nasi kita, saya harap kita semua bubar. Tidak usah berlama-lama disini. Cukup perwakilan saja," sebut Kapolres meminta sopir taksi untuk membubarkan diri.

Usai permintaan tersebut, akhirnya sopir taksi membubarkan diri. ‎Mereka meminta pihak kepolisian menindak dengan tegas.

Terakhir Hengki mengatakan, terkait taksi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, ‎dinamakan taksi gelap.

Jika ingin melakukan operasi, harus mengurus izin yang ada.

"Jadi untuk menjaga aman dan kondusif, masyarakat juga harus sadar kedua belah pihak harus sadar," tegasnya.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved