TribunBatam/

Penculikan Bayi di Batam

Kasus Penculikan Batam! Ngaku Lahiran di Cibinong, Yuli Ternyata Keguguran dan Pergi ke Batam!

Kasus Penculikan Batam! Ngaku Lahiran di Cibinong, Yuli Ternyata Keguguran dan Pergi ke Batam!

Kasus Penculikan Batam! Ngaku Lahiran di Cibinong, Yuli Ternyata Keguguran dan Pergi ke Batam!
tribunbatam/eko setiawaan
Muslim Putra Jatanras 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Engkos (33) suami dari Yuli (40) tersangka dalam kasus penculikan Bayi terpaksa harus ikut mendampingi sang istri saat menghadapi proses hukum di Polsek Batam Kota.

Baca: Mengejutkan! Korut-Amerika Perang Nuklir, Kondisioner Rambut Jadi Barang Terlarang. Ini Alasannya!

Baca: Perseteruan Berlanjut! Taksi Online-Taksi Pangkalan Saling Lapor Polisi. Ini Pemicunya!

Baca: Heboh! Belasan Polisi Rahasia Kawal Atlet SEA Games 2017, Identitas Aslinya Bikin Gemetaran!

Baca: Edan! Sebelum Bunuh dan Bakar Pacarnya yang Hamil, Keduanya Sempat Begituan Dulu!

Menurut pengakuan Engkos, ia tidak tahu menahu tentang anak itu. Dari pengakuan istrinya, itu adalah anak dari hasil pernikahan mereka.

Mata Engkos terlihat berlinangan ketika menceritakan kasus yang dialami sang istri. Sejauh pengetahuan Engkos, ‎anak yang di bawa Yuli pulang ke rumah adalah darah dagingnya.

Maka dari itu, saat polisi bertanya anak itu anaknya siapa, Engkos langsung mengtakan kalau itu adalah anak kandungnya.

"Saya tahu kalau anak itu bukan anak saya setelah kasus ini terungkap. Mau marah tak bisa lagi. Saya saja tidak tahu kalau istri saya keguguran, bahkan dia ke Batam juga saya tidak tahu," sebut Engkos, Selasa (22/8/2017) siang.

Terakhir sang istri pamit kepada Engkos hendak pergi ke Cibinong ke tempat anak angkatnya di sana. Kemudian Yuli juga mengatakan akan melahirkan di Cibinong. Namun sayang, itu hanya alasan saja. Ternyata Istrinya sudah keguguran.

"Istri saya orangnya begitu‎. Sesakit apapun dia tidak mau ngasih tau sama saya. Makanya saya bingung. Mau marah juga gak bisa," sebutnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help