Isu Resafel Kabinet Haris Menguat, Bupati Anambas Tegaskan: Itu Hanya Isu!

Isu Resafel Kabinet Haris Menguat, Bupati Anambas Tegaskan: Itu Hanya Isu!

Isu Resafel Kabinet Haris Menguat, Bupati Anambas Tegaskan: Itu Hanya Isu!
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Ilustrasi. Sejumlah Kepala Desa di Anambas menandatangani pakta integritas di hadapan Bupati Anambas Abdul Haris dan perwakilan KPK, Minggu (23/7/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris enggan berkomentar banyak ketika disinggung mengenai kabar resafel sejumlah pejabat OPD. Kepada sejumlah awak media, mimik mukanya pun terlihat serius ketika ditanyakan mengenai hal ini.

Baca: Jangan Kaget! Inilah Deretan Artis Mati Pajak Mobil Mewahnya! Ada Pujaan Anda?

Baca: Sejarah Mencatat! Perang Korea Hitungan Jam, Tentara Korut Kocar-kacirkan Tentara Amerika-Korsel!

Baca: Mengejutkan! Inilah 8 Resep Menjadi Orang Super Kaya, Nomor 3 Tak Terbantahkan!

Baca: Pegawai RS Embung Fatimah Blak-blakan, Inilah Biang Kerok Kisruh di Rumah Sakit!

"Saya tidak mau membahas soal isu. Yang jelas, kami melakukan evaluasi kepada kinerja pada sejumlah kepala dinas," ujarnya kemarin.

Ia pun kembali menegaskan engan membahas mengenai kebenaran kabar soal reshuffle tersebut. Ia hanya kembali menegaskan kalau ia bersama Wakil Bupati terus melakukan evaluasi khususnya kinerja kepada sejumlah OPD yang diberikan amanah untuk membantu tugasnya.

"Itu kan masih isu, saya tidak mau membahas tentang isu," ungkapnya. ‎Kabar seputar reshuffle, khususnya untuk eselon II, diketahui muncul sejak beberapa pekan terakhir.

Penilaian ‎kinerja masing-masing OPD, yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat, tentunya menjadi buah bibir di kalangan masyarakat, tak terkecuali di 'parlemen' kedai kopi.

Fadhil Hasan, salahseorang tokoh masyarakat menilai wajar bila terdapat pergeseran yang dilakukan oleh Kepala Daerah terhadap OPD yang dipimpinnya. ‎

Menurutnya, Bupati pun memiliki penilaian tersendiri dalam menentukan termasuk melakukan pergeseran terhadap sejumlah pimpinan OPD itu.

"Menurut saya, yang lebih mengetahui hal itu adalah Bupati. Wajar bila ada pergeseran sejumlah kepala OPD yang dinilai tidak mampu dalam melaksanakan program dan kinerjanya," ungkapnya.

Masyarakat pun, diakuinya dapat menilai kinerja masing-masing OPD, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia pun tidak ingin mencampuri terlalu jauh terkait urusan tersebut.

"Masyarakat hari ini sudah bisa cerdas menilai. Soal reshuffle ini, biar menjadi kewenangan Beliau," ‎ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help