KEPRI REGION

Lepas Kloter Haji Terakhir, Ini pesan Gubernur Kepri pada Jemaah Asal Kepri

Gubernur Nurdin meminta kepada CJH agar selama Arab Saudi selalu menjaga kekompakan, saling tolong-menolong dan saling memperhatikan.

Lepas Kloter Haji Terakhir, Ini pesan Gubernur Kepri pada Jemaah Asal Kepri
Gubernur Kepri Nurdein Basirun menyerahkan bendera merah putih kepada seorang calon jemaah haji kloter terakhir Embarkasi Batam (BTH 27) di Asrama haji Batam Centre, Jumat (25/8/2017). 

Laporan: Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Kloter terakhir Embarkasi Batam (BTH 27) diberangkatkan dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Jumat (25/8/2017) malam\, pukul 19.00 WIB.

Rombongan calon jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Riau ini dilepas langsung oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam HM Rudi serta sejumlah pejabat dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten karimun.

Dalam acara pelepasan di ruanga Arafah 2 Asrama Haji Batam Centre, Gubernur Nurdin meminta kepada CJH agar selama Arab Saudi selalu menjaga kekompakan, saling tolong-menolong dan saling memperhatikan.

"Saya juga mendoakan semoga Bapak-bapak dan Ibu-ibu semua dalam keadaan sehat selama di sana. Beribadah dengan khusyuk, selamat sampai ke sini lagi dan semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Nurdin.

CJH yang diberangkatkan pada kloter terakhir ini sebanyak 368 orang.

Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri Marwin Jamal mengatakan, pelayanan Embarkasi Batam tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah, dari kloter pertama sampai terakhir hari ini, jemaah empat provinsi yang kita layani, yaitu Jambi, Riau, Kalimantan Barat, dan Kepri, semua berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. Baik dari akomodasi, konsumsi, keamanan, kesehatan, bandara, imigrasi, penerbangan, semuanya lancar dan sukses," kata Marwin

Marwin juga menerangkan, perkembangan jemaah haji yang berada di Arab Saudi, semuanya dalam kondisi baik dan tidak ada masalah.

Sedangkan jemaah Embarkasi Batam yang meninggal sampai hari ini sebanyak delapan orang.

Dari Kepri 1 orang, Riau (5), dan Kalimantan Barat (2).

Sedangkan jemaah yang dirawat di rumah sakit berjumlah 15 orang, Kepri satu orang, Riau (9), Kalbar (5).

Jemaah yang batal berangkat dari Embarkasi Batam, dari Kepri 2 orang, Riau (8-wafat 3 orang), Jambi (2-wafat 1 orang) dan Kalbar 7 orang (wafat 3 orang).

"Untuk yang terkendala karena sakit ditunda hingga tahun depan,” katanya.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved