Jumlah Pemakaian Premium Menurun, 4 Fakta Ini Akan Membuat Anda Memilih Pertalite

Pertalite lebih bersih dari timbal, sehingga untuk jangka panjang lebih menguntungkan masyarakat, terutama untuk pemeliharaan mesin.

Jumlah Pemakaian Premium Menurun, 4 Fakta Ini Akan Membuat Anda Memilih Pertalite
Istimewa
Pertalite 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Penggunaan Pertalite di Provinsi Kepri terus meningkat.

Hal itu terlihat dari distribusi Pertalite yang meningkat tiap bulannya.

Hal ini juga seiring penerimaan masyarakat terhadap varian baru produk Pertamina tersebut.

Data dari Pertamina Kepri, rata-rata permintaan Pertalite lebih dari 215 kiloliter per hari.

Bahkan permintaan meningkat hingga 20 persen mencapai 250 kiloliter per hari untuk moment-moment tertentu. Misalnya menjelang Idul Fitri dan lain-lain.

Selain kemanfaatan Pertalite yang teruji untuk kendaraan di Batam saat ini, penggunaan Pertalite juga menjadi wujud nyata peran masyarakat untuk turut serta menghemat anggaran negara, khususnya biaya subsidi BBM.

BBM bersubsidi, jenis premium, memang tidak dihapuskan karena BBM bersubsidi ditujukan untuk masyarakat kurang mampu.

"Untuk terobosan peluncuran pertalite, kita mengakui itu sesuatu yang bagus. Masyarakat tidak harus dipaksa membeli BBM yang mahal, namun juga diberikan alternatif dengan kualitas yang sepadan," kata Amri Agusalim, seorang pegawai di Batam, Kepri.

"BBM bersubsidi tetap ada karena memang untuk warga kurang mampu. Sehingga subsidi tidak salah sasaran," katanya.

Pertalite dengan kadar Research Octane Number (RON) 90 merupakan varian BBM baru di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved