Kasus Polisi Gelapkan Sabu Sitaan di Polres Bintan, Polda Klaim Berkas Masuk Kejati!

Kasus Polisi Gelapkan Sabu Sitaan di Polres Bintan, Polda Klaim Berkas Masuk Kejati!

Kasus Polisi Gelapkan Sabu Sitaan di Polres Bintan, Polda Klaim Berkas Masuk Kejati!
tribunnews batam/anne maria
Kombes Pol Helmy Santika 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas kasus penggelapan barang bukti dan peredaran narkoba

yang dilakukan 5 oknum polisi di Polres Bintan telah diserahkan Polda ke Kejati Kepri, termasuk berkas tersangka Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Desta Analis‎.

Baca: Terungkap! Kisah Tragis Tentara Bayaran di Irak, Korban Tewas Aktor Terkenal Lawan Main Demi Moore!

Baca: Inilah 5 Perbedaan Bercinta Dengan Pria Yang Disunat dan Tidak Disunat, Nomor 4 Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah Kebiasaan AS Yang Bikin Indonesia Pilih Beli Jet Tempur Rusia Ketimbang Amerika!

Ditanya soal pengembangan kasus tersebut Kombes Pol Helmy Santika Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri mengaku sejauh ini hanya 5 tersangka oknum Polisi dan satu warga sipil yang terlibat.

Keterlibatan pihak lain menurutnya tidak ada. Ia lantas menceritakan ulang kronologi kasus tersebut.

"Belum ada pihak lain. Masih lima oknum dan satu sipil. Kan dari awal kasusnya Polres Tanjungpinang menangkap Yanto warga sipil yang mengaku barang tersebut dari oknum Polisi Polres Bintan.

Dia (Yanto) belum sempat menjualnya. Belum ada transaksi," ungkap Helmy Santika ditemui saat acara offroad di Batu 8, Tanjungpinang, Minggu (27/8/2017).

Kini pihaknya selaku Penyidik masih terus melengkapi bukti-bukti dan keterangan untuk proses pemberkasan di Kejati Kepri.‎ "Kita masih terus lengkapi berkas-berkas penyidikanya. Kita prosesnya masih terus menyusun hingga P21," janjinya.

Lebih lanjut, penindakan terhadap peredaran narkoba ia tegaskan tidak memandang siapapun. Entah itu aparat dan juga masyarakat. Ia mengatakan hal itu jelas sesuai intruksi Presiden dan Kapolri bahwa penindakan narkoba harus tegas.

"Ya buktinya ini (aparat) pun kita proses. Ini masalah serius, jangankan masyarakat, polisi pun kita tidak boleh," katanya.

Sebelumnya, Polres Tanjungpinang menangkap Yanto warga sipil pengedar narkoba. ‎ Dari tangan Yanto dikembangkan ternyata barang bukti tersebut merupakan barang bukti tangkapan Polres Bintan di hotel Comfort Tanjungpinang Maret lalu.

5 oknum polisi termasuk Kasat narkoba AKP Desta Analis menggelapkan dan menjual barang bukti hasil tangkapanya sebanyak satu kilogram melalui Yanto.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved