Lama Tunggu Janji Pemkab Anambas, Warga Air Asuk Swadaya Semen Jalan ke Roro!

Lama Tunggu Janji Pemkab Anambas, Warga Air Asuk Swadaya Semen Jalan ke Roro!

Lama Tunggu Janji Pemkab Anambas, Warga Air Asuk Swadaya Semen Jalan ke Roro!
Ist
Warga yang membuat sendiri akses jalan RoRo di Desa Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah secara swadaya meski berbahan semen‎ Sabtu (26/8/2017) kemarin. Aksi yang kedua kalinya mereka lakukan ini, dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa yang melintasi jalan tersebut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Warga Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah kembali melakukan aksi swadaya dengan membuat sendiri akses jalan menuju pelabuhan Roll on Roll Off (RoRo).

Baca: Inilah 5 Perbedaan Bercinta Dengan Pria Yang Disunat dan Tidak Disunat, Nomor 4 Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah Kebiasaan AS Yang Bikin Indonesia Pilih Beli Jet Tempur Rusia Ketimbang Amerika!

Baca: Terungkap! Kisah Tragis Tentara Bayaran di Irak, Korban Tewas Aktor Terkenal Lawan Main Demi Moore!

Baca: Sejarah Mencatat! Perang Korea Hitungan Jam, Tentara Korut Kocar-kacirkan Tentara Amerika-Korsel!

Aksi gotong royong dengan menyemen akses jalan sepanjang 17 meter pada Sabtu (26/8) itu, dilakukan setelah bosan menunggu realisasi janji dari Pemerintah Daerah.

"Iya, Pak. Jadi nambah 17 meter dari semenisasi yang kami lakukan secara swadaya juga pada tahun sebelumnya. Memang untuk yang kami buat ini lebarnya hanya sekitar satu meter, Pak," ujar Camat Siantan Tengah, Herry Fakhrizal saat dihubungi, Minggu (27/8/2017).

Herry menjelaskan, aksi swadaya yang mereka lakukan ini karena merasa akses jalan tersebut kerap memakan korban. Tidak jarang, pengendara bermotor kerap terjatuh ketika melintasi akses jalan yang masih berkontur tanah dan terjal ini.

Pemerintah Daerah pun, diakuinya telah membangun jalan sekitar 100 meter setelah peresmian RoRo ini dilakukan pada tahun 2016 kemarin. Pemerintah Daerah melalui OPD terkait pun, rencananya akan melanjutkan pembangunan akses jalan tersebut pada tahun ini.

"Yang kami semenisasi itu, termasuk bagian yang terjal. Lebih kurang ada 50 meter akses jalan yang terjal itu. Sudah banyak yang jatuh, mulai dari masyarakat, pegawai, sampah tokoh masyarakat di Siantan Tengah

pun sudah jadi korban ketika melintasi jalan yang masih tanah itu. Bahkan, jalan yang baru kami semen itu, sudah dilalui kendaraan bermotor meski belum kering. Terpaksa, saya tutupi dengan ranting pohon," bebernya.

‎Herry tidak mengelak, meski kondisi jalan akses RoRo yang menghubungkan antara Desa Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah dengan Kampung Baru Kecamatan Palmatak ini terbilang memprihatinkan, namun animo masyarakat yang menggunakan jasa RoRo ini cukup direspon positif oleh masyarakat.

Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut ini hampir setiap harinya. "Boleh dikatakan hampir setiap harinya ramai, Pak. Untuk RoRo ini beroperasi setiap hari setiap pukul 06:30 sampai 17:30 WIB. Setiap kapal itu penuh, langsung berangkat. Untuk ongkos, sampai saat ini belum dipungut karena masih dalam tahap sosialisasi.

Sebelumnya, memang pernah ada rencana untuk melakukan pungutan karena Perdanya ‎sudah ada," ujarnya seraya mengatakan kalau pengelolaan RoRo tersebut berada di Dinas perhubungan dan lingkungan hidup Kabupaten Kepulauan Anambas.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved