Kursi Panas Direktur RSUD Batam

Duit BPJS Masuk, Walikota Baru Berani Terbikan Perwako Bayar Jasa Medik Dokter!

Duit BPJS Masuk, Walikota Baru Berani Terbikan Perwako Bayar Jasa Medik Dokter!

Duit BPJS Masuk, Walikota Baru Berani Terbikan Perwako Bayar Jasa Medik Dokter!
tribunbatam/argianto
Suasana dokter di ruang komite medik saat mogok kerja dua pekan lalu 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Selain Perwako, rencana pembayaran tunggakan jasa medik dokter di RS Embung Fatimah juga menunggu pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan.

Baca: BREAKINGNEWS: Isi Acara Ospek Kampus, Mahasiswa Stisipol Pinang Jatuh Saat Aksi Flying Fox!

Baca: Ngeri! Walikota Batam: Pemko Tak Ada Duit Bayar Jasa Medik, Tunggu Klaim BPJS Cair!

Baca: Mengejutkan! Kelimpungan Beli Obat, Plt Direktur Blak-blakan: RS Embung Fatimah Kesulitan Uang!

Baca: Diduga Milik Pengusaha Batam, Pimpinan Bea Cukai Kepri Bungkam Soal Tangkapan 30 Ribu Ponsel!

Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, untuk pencairan uang jasa medik yang dimintakan dokter di RSUD Embung Fatimah, mesti dituangkan dalam Peraturan Wali Kota terlebih dahulu.

Saat ini dikatakan, dari Pemerintah Kota Batam memang belum punya uang untuk membayarkan uang jasa medik yang dimintakan. Pembayaran akan dilakukan segera,

setelah BPJS Kesehatan menyetor sejumlah uang sesuai hasil kesepakatan dengan RSUD Embung Fatimah ke kas daerah. Kemudian diatur lagi di dalam perwako untuk pencairannya.

"BPJS harus setor dulu, tapi itu urusan RSUD dengan BPJS lah. Setelah uangnya ada di kas daerah, baru dibuat Perwako untuk membayarkan uang jasa medik," kata Rudi, Rabu (30/8/2017) di Batam Center.

Sementara itu, terkait rapat antara RSUD Embung Fatimah dan BPJS Kesehatan, Rudi mengatakan, belum mengetahui secara menyeluruh hasilnya.

Sebab pelaksana tugas Direktur RSUD Embung Fatimah, dr Didi Kusmarjadi juga belum bertemu langsung dengan dia, melaporkan hasil kesepakatan rapat.

"Didi belum hadap saya. Harus jelas dulu, apakah sudah disetujui BPJS belum, yang Rp 20 miliar, Rp 7 miliar. Saya belum dapat laporannya," ujar dia.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help