Edan! Lupa Setor Uang, Kepala Dinas Ini Mengaku Kena Nonjob Walikota!

Edan! Lupa Setor Uang, Kepala Dinas Ini Mengaku Kena Nonjob Walikota! Begini Reaksinya Sekarang Lihat KPK Tangkap Walikota!

Edan! Lupa Setor Uang, Kepala Dinas Ini Mengaku Kena Nonjob Walikota!
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Akhmad Rofii berkepala plontos, Kamis (31/8/2017). setelah Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno ditangkap KPK 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TEGAL-Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) merasakan ketidakadilan selama kepemimpinan Wali Kota Tegal nonaktif, Siti Masitha Soeparno.

Ada yang di-nonjob-kan, pangkat diturunkan bahkan tidak menerima gaji.

Baca: Ngeri! Kejar Lampu Hijau, Bus Maut Tabrak Mobil-Sepeda Motor. Lima Orang Meninggal di Tempat!

Baca: Menyayat Hati! Kesaksian Keluarga Sopir Bus Meninggal Terkena Lemparan Batu di Belakang Kemudi!

Seorang PNS yang di-nonjob-kan, Khaerul Huda, mengatakan penyebabnya di-nonjob-kan karena ia tidak patuh terhadap aturan pimpinan.

Saat baru menjabat kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tegal, ia pernah didatangi Amir Mirza Hasibuan.

Bersama Masitha, Mirza terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus suap.

"Dia (Mirza) merupakan orang yang perkataannya harus ditaati seperti perkataan wali kota. Saat itu, dia ngomong, 'Jangan lupa, ya,'" ucap Huda, Kamis (31/8/2017).

Perkataan tersebut merupakan isyarat atau kode keras bagi Huda.

Maksud ucapan itu adalah jangan lupa memberi setoran sebagai imbal jasa atas pengangkatannya.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help