TANJUNGPINANG TERKINI

Cek untuk Beli Bahan Bangunan Ternyata Kosong, Pemilik Toko Polisikan Pelanggannya

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Bukit Bestari melalui Kanit Rekrim Polsek Bukit Bestari Aiptu Fredy Simanjuntak kemudian melakukan penangkapan

Cek untuk Beli Bahan Bangunan Ternyata Kosong, Pemilik Toko Polisikan Pelanggannya
TRIBUNNEWS.com
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGP‎INANG - Polres Tanjungpinang mengungkap kasus penipuan yang dialami seorang pengusaha toko material bangunan.

Pelaku memesan material bangunan ke tokok milik korban berinisial HM, dan membayarnya dengan cek

Cek yang diberikan ternyata tidak bisa diuangkan, alias kosong.

Atas kejadian itu, HM melapor ke polisi di Polsek Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 84 juta.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardyanto Tedjo Baskoro menyebutkan ‎karena pelaku tidak bisa mengembalikan kerugian yang dialami korban, maka korban melapor ke polisi.

Baca: Kepergok Warga Bawa Tas Besar Dini Hari. Pria Pakai Sebo Ini Todongkan Pisau. Apa Isi Tasnya?

Baca: Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Visa Golf Signature Lewat Mini Tournament. Ini Kelebihannya

"Dua kali cek kosong diberikan pelaku dengan nilai Rp 84 juta. Karena tak bisa mengembalikan kerugian, korban melaporkan pelaku ke Polsek Bukit Bestari," kata Ardiyanto Tedjo Baskoro, Minggu (3/9/2017).

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Bukit Bestari melalui Kanit Rekrim Polsek Bukit Bestari Aiptu Fredy Simanjuntak kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Menurut Dia, kasus ini sudah P21 dari Kejari Tanjungpinang.

"Proses pelaporannya sudah sejak Juli. Pada 29 Agustus telah terbit P21 dari Kejari, dan berkas dinyatakan sudah lengkap," ujarnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan Polisi diantaranya satu lembar cek Bank Muamalat dengan nomor cek MCB 797427 tanggal 14 Desember 2012 dan surat keterangan penolakan (SKP) dari Bank UOB BUANA KCP Bintan tanggal 18 Januari 2013 dengan sandi Bank 0230677, satu lembar cek Bank Muamalat dengan nomor cek MCB 797428 dan dua lembar surat jalan serta satu lembar nota penagihan. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help