BATAM TERKINI

Lokasi 2 Anak Tewas Tenggelam Dipasang Garis Polisi. Ini Pesan Kapolsek Nongsa

Pihak kepolisian kini meminta air di lokasi tersebut segera dikeringkan untuk menghindari kejadian serupa

Lokasi 2 Anak Tewas Tenggelam Dipasang Garis Polisi. Ini Pesan Kapolsek Nongsa
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepolisian Sektor (Polsek) Nongsa, sudah memasang garis polisi di lokasi lahan tambang pasir, yang menjadi TKP tewas tenggelamnya seorang anak Jumat pekan lalu.

Kapolsek Nongsa Kompol Albert Sihite mengatakan, ada garis polisi diharapkan anak-anak tidak bermain di lokasi itu, karena dianggap berbahaya.

"Untuk sementara kita beri tanda peringatan, sembari berkoordinasi dengan pemilik lahan," kata Albert Sihite saat dikonfirmasi, Minggu (3/9/2017) siang.

Baca: Histeris, Beginilah Reaksi Keluarga Dua Remaja Korban Tenggelam di Nongsa saat Jasad Ditemukan

Baca: Kawan-kawan Sekolah Antar Vero ke Pemakaman, Sang Ayah Ikut Baringkan Anaknya di Liang Lahat

Menurut Albert Sihite, galian pasir itu sudah tiga tahun tidak aktif lagi.

Pihak kepolisian kini meminta air di lokasi tersebut segera dikeringkan untuk menghindari kejadian serupa.

"Cara mengeringkan ya dengan menggunakan beco dan alat berat. Nantinya air akan dialirkan ke laut," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (1/9/2017) pukul 16.30 saat Risky dan lima teman lainnya bermain di bekas penggalian pasir di kawasan Mergong RT 01 RW 01.

Saat itu, Vero, Darma, Rizky dan Bili berenang di penggalian pasir tersebut. Tidak lama kemudian Rizky dan Bili naik dari tempat mereka berenang dan tiba- tiba Darma melambaikan tangan meminta tolong. 

Melihat itu, Vero terjun menolong Darma. Namun Vero malah ikut tenggelam di bekas galian pasir itu.

Jasad keduanya ditemukan Sabtu pagi setelah dilakukan pencarian semalaman.‎(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help