Sebaiknya Anda Tahu

Terungkap! Sisi Selatan Pulau Jawa Selalu Jadi Misteri! Peta Buatan Abad ke-16 Menjawabnya!

Terungkap! Sisi Selatan Pulau Jawa Selalu Jadi Misteri! Peta Buatan Abad ke-16 Menjawabnya!

Terungkap! Sisi Selatan Pulau Jawa Selalu Jadi Misteri! Peta Buatan Abad ke-16 Menjawabnya!
Jodocus Hodius/Wikimedia Commons
Peta Asia Tenggara Insulae Indiae Orientalis karya kartografer Jodocus Hondius terbit 1606. Dalam peta ini Hondius membuat catatan berlabuhnya Francis Drake di Cilacap, menandai berakhirnya teka-teki rupa pesisir selatan Jawa, juga bentuk sesungguhnya pulau itu 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Abraham Ortellius, kartografer dan geografer sohor asal Belgia, pernah menerbitkan selembar peta berjudul Indiæ Orientalis pada 1570. Peta itu menggambarkan wilayah Asia Tenggara berikut dengan keletakan pulau-pulaunya.

Baca: Bahasa Jawa Bakal Punah? Sebaliknya Jumlah Penutur Bahasa Jawa Terbesar di Dunia. Ini Urutannya

Baca: Heboh! Bahasa Jawa Bergema dan Mendapat Tempat Khusus di Bandara Dubai, Terungkap Inilah Alasannya!

Baca: Wow, Ketimbang Bahasa Gaul, Bule Cantik Ini Lebih Suka Bicara Pakai Bahasa Jawa

Baca: Diduga untuk Sindir SBY, Anas Urbaningrum Nge-tweet Panjang dalam Bahasa Jawa. Ini Isinya!

Dia merupakan kartografer pertama yang berpendapat bahwa awalnya benua menjadi satu kemudian terpecah-pecah hingga menemui wujudnya seperti sekarang.

Lantaran minimnya informasi dari penjelajah, Ortellius menampilkan Pulau Jawa berbentuk bulat dengan sisi selatan yang cembung. Bahkan, dalam peta itu Jawa sekitar dua kali lebih luas ketimbang Borneo.

Sementara peta Asia Tenggara karya kartografer Willem Lodewijcksz, yang terbit pada 1598, menampilkan Jawa yang tidak utuh lantaran sisi selatannya terpotong oleh pembatas bingkai bawah. Tampaknya, Lodewijcksz dengan sengaja menyembunyikan kemesteriusan Jawa.

Pertanyaan seperti apakah sisi selatan Jawa tampaknya telah menyeruak di peta-peta kuno. Para kartografer tak kuasa lantaran ketidaktersediaan informasi. Mereka merupakan kartografer yang menyimak kisah-kisah para petualang yang merintis penjelajahan ke dunia timur.

Salah satu petualang asal Venesia yang sohor dan kerap menjadi referensi para kartografer adalah Marco Polo. Dia berkisah tentang perjalanannya ke Asia Tenggara pada abad ke-13.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved