Liga Indonesia

Alasan Irfan Bachdim Lakukan Selebrasi untuk Catur Juliantono. Meski Harus Dapat Kartu Kuning

Catur meninggal dunia setelah wajahnya terkena petasan seusai pertandingan antara timnas Indonesia dan Fiji di Stadion Patriot

Alasan Irfan Bachdim Lakukan Selebrasi untuk Catur Juliantono. Meski Harus Dapat Kartu Kuning
INSTAGRAM/BALIUTD
Pemain Bali United Irfan Bachdim melakukan selebrasi dengan menampilkan nama Catur Julianto yang meninggal saat laga Timnas Indonesia vs Fiji di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Minggu (3/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Striker Bali United, Irfan Bachdim, mengaku sedih dengan kepergian Catur Yuliantono, suporter timnas yang jadi korban ledakan petasan.

Apalagi, Catur dikenal sebagai fans Irfan.

Catur meninggal dunia setelah wajahnya terkena petasan seusai pertandingan antara timnas Indonesia dan Fiji di Stadion Patriot, Sabtu (2/9/2017).

Hal ini membuat Irfan Bachdim sedih.

Striker Bali United itu pun menyiapkan kaus khusus untuk mendiang Catur saat Bali United berhadapan dengan Persela Lamongan di Stadion I Wayan Dipta, Minggu (3/9/2017).

Baca: Timnas U19 Punya 3 Alternatif Formasi di Piala AFF 2017 Myanmar. Ini Bocoran Pelatih Indra Sjafri

Baca: Benarkah? Lionel Messi Dikabarkan Tolak Perpanjangan Kontrak di Barcelona

Baca: Jadwal Lengkap Siaran Langsung Timnas U19 di Piala AFF 2017 Myanmar

Bachdim mengekpresikan dukungan kepada keluarga sekaligus ekspresi kesedihan dengan membuka kostum seusai mencetak gol keempat Bali United ke gawang Persela.

Dalam kaus berwarna hitam di balik jersey Bali, Irfan menunjukkan tulisan dukungannya kepada Catur dengan tulisan 'Catur Yuliantono'.

"Iya Selebrasi tadi untuk Catur. Selebrasi ini mau kasih support untuk keluarga Catur," tulis Irfan kepada BolaSport.com, melalui pesan singkat.

"Doa saya ditujukan kepada keluarga dan semoga keluarganya dikuatkan. Saya sedih banget.

saya mendoakan keluarga Catur yang terbaik," ujar mantan pemain Consadole Sapporo itu.

Meski membuka kaus sebagai bentuk dukungan moril, pemain berdarah Belanda itu diganjar kartu kuning pengadil lapangan yang memimpin pertandingan karena melanggar aturan FIFA.

Catur merupakan pendukung setia timnas Indonesia, dan Bachdim adalah salah satu alasannya selalu ingin menyaksikan Tim Garuda berlaga.(Muh Robbani)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved