Ditanya Soal Tuntutan Sagu Hati Bagi Warga di Lokasi Pembangunan Dam Sei Gong. Ini Jawaban Gubernur

"Kita tidak bisa mengambil keputusan, tetapi kalau ada persoalan apapun seharusnya kita mesti bersama-sama," ujar Nurdin

Ditanya Soal Tuntutan Sagu Hati Bagi Warga di Lokasi Pembangunan Dam Sei Gong. Ini Jawaban Gubernur
TRIBUNBATAM/EFFENDY WARDOYO
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat makan bersama di acara Keluarga Besar IKLA dan Kota Bukittinggi, Minggu (3/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun, menanggapi soal tuntutan ganti rugi atau sagu hati bagi warga di lokasi pembangunan Dam Sei Gong di Galang.

Saat ditemui Tribun usai menghadiri acara Keluarga Besar Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA)  dan Kota Bukittinggi, Minggu (3/9/2017), Gubernur Kepri Nurdin Basirun, mengaku belum mendapatkan informasi yang sebenarnya terkait tuntutan ganti rugi warga itu.

"Kita tidak bisa mengambil keputusan, tetapi kalau ada persoalan apapun seharusnya kita mesti bersama-sama," ujar Nurdin, Minggu (3/9/2017).

Baca: Jembatan Batam-Bintan Mau Dibangun. DPRD Kepri Belajar Soal Ini ke Jawa Timur

Baca: Tersangka Pembunuhan Pegawai BNN Bogor Ternyata Suaminya Sendiri. Pelaku Ditangkap di Kepri

Baca: TRAGIS! Pria 59 Tahun Ini Tewas Dilindas Mobil Sendiri di Garasi Rumahnya. Begini Kejadiannya

Saat ditanya Tribun, apakah pihak pemerintah provinsi akan menyerahkan persoalan itu ke pihak BP Batam? Nurdin mengatakan, akan melihat dulu soal ketentuan dan aturannya.

Nurdin berharap, siapapun pihak yang mengelola kawasan waduk Sei-Gong harus profesional.

"Soal menyerahkan persoalan, kita lihat dulu ketentuan dan aturannya. Sekali lagi saya katakan, pihak manapun yang mengelola harus profesional, itu saja," katanya. (egw)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved