Korban Kecapekan, Suhu Hendra Curi Kesempatan. Korban: Saya Digerayangi di Hotel!

Korban Kecapekan, Suhu Hendra Curi Kesempatan. Korban: Saya Digerayangi di Hotel!

Korban Kecapekan, Suhu Hendra Curi Kesempatan. Korban: Saya Digerayangi di Hotel!
Ist
Penangkapan Suhu Hendra tersangka pencabulan pekerja anak 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Empat remaja yang menjadi korban pencabulan oleh Suhu Yo Chu Hi alias Hendra di titipkan di rumah warga Paguyuban Pasundan.

Mereka masih bertahan di sini dengan alasan proses penyidikan masih berlangsng di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang.

Baca: Benarkah 4 Anggota Satpol PP Karimun Positif Narkoba? Ini Jawaban Bupati!

Baca: Sang Ayah Terjun ke Politik! Inilah Kabar Anak Sulung Pasha Ungu Sekarang!

Baca: Usulan Gubernur Nurdin Mental Lagi? Partai Pengusung Tetap Beda Pendapat!

Empat rang itu di ketahui berinisial Ls (15), Dw (16) Sa (12) dan N (18) mereka mempnyai memori buruk dengan Suhu Hendra selama mereka ikut dan bekera bersama Hendra.

Seperti cerita Ls dia sudah hampir dua tahun ikut dengan Hendra. Ia ikut diamankan Polisi saat tertangkapnya Hendra disalah satu hotel kawasan Jakarta Barat.

Remaja ini bercerita, ia sempat digerayangi oleh Hendra di‎salah satu hotel setelah mereka pulang dari Yogyakarta.

"Malam itu saya dan Suhu baru pulang dari Yogya. Kami kecapekan dan tidur di sebuah hotel. Malam harinya dia menggerayangi saya. Memegang bagian vital sehingga saya terbangun," sebut Ls.

Saat terbangun, Ls langsung marah melihat kelakukan Hendra. Namun Hendra langsung meminta maaf bahkan ‎sambil menangis. "Suhu nangis, saya juga nangis. Suhu bilang gak akan mengulangi lagi.

Saya bingung malam itu, mau lari tetapi gak tau kemana. Apalagi saya butuh kerja. Saya maafkan dia dengans ayarat dia tidak mengulangi peruatan yang sama," sebut Ls.

Begitu juga cerita yang dialami oleh ‎N, ia juga sempat di gerayangi oleh lelaki tua yang sebelumnya menjadi panutan tersebut. Setelah suhu dan mereka berdua ditangkap, barulah mereka sadar ternyata yang menjadi korban bukan hanya mereka.

"Kami baru tahu sampai di Batam ini kalau banyak korban suhu. Kami tidak habis pikir saja, dia itu orang agama tetapi peruatanya seperti itu," tegasnya.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help