BREAKINGNEWS: Anak di Batam Menelepon, Tetangga Temukan Sang Ibu Meninggal di Rumah!

Anak di Batam Menelepon, Tetangga Temukan Sang Ibu Meninggal di Rumah!

BREAKINGNEWS: Anak di Batam Menelepon, Tetangga Temukan Sang Ibu Meninggal di Rumah!
TribunBatam/Wahib Waffa
Polisi mengangkat keranda jenazah warga Kelurahan Air Raja Tanjungpinang, Selasa (5/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Wanita berusia 63 bernama Cristini meninggal di rumahnya sekira pukul 11.30 WIB, Selasa (5/9) seorang diri.

Korban warga kelurahan Air Raja RT4/4 ini diduga meninggal lantaran faktor usia dan riwayat penyakit darah tinggi.

Baca: Heboh! Warga Kijang Kaget, Ada Mayat Terbujur di Plafon Rumah Warga!

Baca: Inilah 5 Perbedaan Bercinta Dengan Pria Yang Disunat dan Tidak Disunat, Nomor 4 Mengejutkan!

Baca: Naik Haji Bareng Sang Istri, Netizen Puji Paras Cantik Istri Pelawak Narji. Begini Penampakannya!

Baca: Aduh! Sebatang Pohon Mendadak Tumbang, Pengguna Jalan di KM 23 Kijang Kocar-kacir! Ini Videonya!

Kejadian itu sempat membuat warga sekitar geger lantaran tak mengduga si nenek meninggal dunia dalam kondisi sendirian di rumah. Warga setempat yang mengetahui langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungpinang Timur.

"Jadi ada riwayat penyakit darah tinggi. Korban selama ini tinggal seorang diri dirumah," kata Iptu Suratman Wakapolsek Tanjungpinang Timur ditemui di lokasi kejadian, Selasa (5/9/2017).

Menurutnya, korban selama ini tinggal seorang diri. Suaminya telah meninggal dan kedua orang anaknya tinggal dan bekerja di Batam dan Lobam Bintan. Korban sudah belasan tahun tinggal seorang diri. Anak-anaknya sesekali datang ke rumah korban.

Ketua RT setempat muhammad Azam menyebutkan bahwa pertama kali ditemukan oleh abdurahman tetangga korban. Anak korban yang berada di Batam menelepon tetangga korban tentang kabar korban.

"Jadi tadi anaknya telepon. Tanya kondisi ibunya seperti apa karena tinggal seorang diri dirumah," kata Azam.

Korban lantas menengok rumah korban. Kondisi pintu tertutup rapat. Warga kemudian memaksa membukanya.

Namun diketahui Abdurahman saat itu korban ‎dalam kondisi tergeletak di kamar tidur. Abdurahman pun menyampaikan ke warga sekitar dan ketua RT.

"Saat diketahui korban tidak bernyawa. Karena memang sudah lanjut usia dan kondisi fisiknya sudah pikun. Terakhir korban keliatan hari Minggu bareng anaknya keluar," tuturnya.

Pantauan Tribun nampak beberapa petugas polisi dan warga mengangkat jenazah ke dalam mobil ambulan rumah sakit dengan menggunakan kereta jenazah. Korban selanjutnya dibawa ke RSUP Kepri untuk divisum. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help