Ada Permainan Gas Elpiji di Tanjungpinang, Ini Jawaban Walikota Lis Darmansyah!

Ada Permainan Gas Elpiji di Tanjungpinang, Ini Jawaban Walikota Lis Darmansyah!

Ada Permainan Gas Elpiji di Tanjungpinang, Ini Jawaban Walikota Lis Darmansyah!
Tribunbatam/M Ikhwan
Ilustrasi. Suasana antrean pembelian gas elpiji saat operasi pasar di SPBU Batu 6 Tanjungpinang, Selasa (5/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah Minta Pertamina lebih transparan menyampaikan konsisi yang sebenarnya mengenai gas elpiji 3 kilogram. Pasalnya beberapa hari terakhir stok yang beredar dan sampai kemasyarakat terbatas.

Baca: BREAKINGNEWS: Ratusan Warga Serbu SPBU Batu 6 Pinang, Bawa-bawa Tabung Elpiji!

Baca: Heboh Elpiji Langka di Tanjungpinang, Polres Diam-diam Terjunkan Reserse. Ini Hasilnya!

"Jumat dan Sabtu, masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Ini disebabkan gas elpiji tersebut, di agen yang disebarkan pada sub agen resmi maupun tidak resmi, stoknya dikurangi oleh Pertamina dari jumlah biasanya," kata Lis, Rabu (6/9/2017).

Selain itu, lanjutnya, kondisi tersebut juga terkait dengan isu akan adanya peralihan gas subsidi 3 kilogram ke gas 5,5 kilogram. Lis pun meminta agar peralihan gas elpiji tersebut dilakukan secara bertahap bukan secara spontan.

"Jangan sampai kita membuat kebijakan yang menyulitkan masyarakat. Sekarang ini belum saatnya kita melakukan peralihan dari 3 kilogram ke 5,5 kilogram karena melihat kondisi ekonomi masyarakat seperti ini," katanya.

Selain itu, Lis juga mengaku mendapat aduan dari masyarakat adanya oknum tertentu yang melakukan pemindahan isi gas 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. Oleh karena itu, dia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti pelanggaran tersebut.

"Saya meminta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengambil langkah-langkah konkerit terkait gas elpiji ini. Karena bila tidak diatasi akan berdampak pada inflasi," katanya.

Dia juga berharap agar gas 3 kilogram benar-benar dimanfaatkan untuk masyarakat menengah kebawah. Sedangkan masyarakat ekonomi keatas hendaklah memakai gas elpiji 5,5 kilogram.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Tanjungpinang Muhamad Amin mengatakan, TPID sudah menyurati Pertamina untuk bisa menjamin suplai elpiji ke agen dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Tanjungpinang.

"Kita juga sudah meminta agar pertamina mengatur manajemen distribusi baik, agar stok terus terjaga mengingat pendistribusian tidak dilakukan pada hari libur," katanya.

Selanjutnya, komfirmasi dan koordinasi dengan Pemko Tanjungpinang juga harus dilakukan bila ada perubahan kebijakan yang berdampak pada pendistribusian elpiji.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved