Curi Lampu Jalan Tenaga Surya, Empat Warga Siantan Ini Mendekam di Tahanan!

Curi Lampu Jalan Tenaga Surya, Empat Warga Siantan Ini Mendekam di Tahanan!

Curi Lampu Jalan Tenaga Surya, Empat Warga Siantan Ini Mendekam di Tahanan!
VOANEWS
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Empat orang warga yang bermukim di Pulau Siantan, terpaksa berurusan dengan polisi.

Keempat orang yang diketahui berprofesi sebagai petani, buruh hingga swasta ini, dicokok unit reskrim Polsek Siantan setelah kedapatan mencuri perangkat lampu penerangan jalan tenaga surya yang terpasang di Air Padang dan Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

Baca: Kaya Ikan Ini, Menteri Susi Ngaku Senang di Natuna. Suka Nyantai di Batu Sindu. Begini Pengakuannya!

Aksi pencurian‎ dengan pemberatan dan pertolongan Jahat ini terungkap, setelah aparat kepolisian mendapat laporan dari masyarakat Desa Tarempa Timur. Berdasar dari laporan itu, unit reskrim Polsek Siantan pun kemudian bergerak untuk melakukan penyelidikan.

"Awalnya ada informasi dari masyarakat desa, bahwa ada beberapa solar cell untuk lampu penerangan jalan di Air Padang dan Antang telah hilang.

Pelapor juga mendapat informasi, bahwa beberapa barang yang hilang itu dijual kepada beberapa orang," ujar Kapolres Anambas AKBP Junoto Rabu (6/9/2017).

‎Dari hasil penyelidikan, pihaknya menangkap satu orang warga berinisial SS (56) saat berada di rumahnya. Dari sana, penyidik pun mengembangkan dan menangkap tiga orang warga lainnya, masing-masing In (26), Ai (22) serta Di (28).

"Dari keterangan tersangka SS, bahwa ada beberapa orang yang terlibat dalam aksi tersebut," ungkapnya.

Dari keempat tersangka, penyidik mengamankan empat unit accumulator dan tiga unit papan panel surya dengan merk dan nomor seri berbeda.

Lampu penerangan jalan bertenaga surya yang dicuri ini, diketahui merupakan bantuan sosial dari perusahaan migas yang memiliki base di Matak.

Rekonstruksi pun, diakuinya telah dilakukan belum lama ini untuk menyempurnakan proses penyidikan. ‎Keempat tersangka pun, dijerat Pasal 363 Sub 3e dan atau Sub 4e dan atau Sub 5e Jo Pasal 480 Sub 1e dan atau 2e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Saat ini ke empat tersangka berada di sel Polsek Siantan. Kami terus ‎melakukan percepatan pemberkasan dan mengirimkan berkas Perkara ke JPU," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help