TribunBatam/

Kejaksaan Awasi Proyek Pembangunan Kantor Bupati Anambas, Ini Pesannya ke Kontraktor!

Kejaksaan Awasi Proyek Pembangunan Kantor Bupati Anambas, Ini Pesannya ke Kontraktor!

Kejaksaan Awasi Proyek Pembangunan Kantor Bupati Anambas, Ini Pesannya ke Kontraktor!
TribunBatam/Septyan Mulia Rohman.
Peninjauan jalan di depan kantor ‎Bupati oleh Kejaksaan Negeri Natuna Kamis (7/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Kejaksaan Negeri Natuna meminta kepada masyarakat untuk sama-sama melakukan pengawasan terhadap sejumlah proyek bernilai strategis di Anambas.

Baca: Kesal Dengan Artis Inikah? Mulan Jameela Curhat Pakai Bahasa Sunda. Ungkap Fakta Menghebohkan Ini

Baca: Terungkap! Inilah 4 Fakta Menghebohkan Gambar Ayam Jago di Mangkuk, Nomor 3 Mengejutkan!

Baca: Ehem! Pernah Bikin Heboh Foto Syur di Majalah Dewasa, Begini Kabar Presenter Seksi Ini Sekarang

Dalam pemantauan yang dilakukan di Pasir Peti, Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan, beberapa catatan disampaikan kepada kontraktor pelaksana yang mengerjakan pembangunan kantor Bupati dan jalan di lokasi tersebut.

Saat berbicara dengan ‎koordinator pekerja yang mengerjakan jalan, Plh. Kajari Natuna Ichwan Effendi bahkan meminta kepada kontraktor pelaksana agar dapat maksimal dalam melakukan pengerjaan,

terlebih saat mengetahui alokasi anggaran untuk proyek jalan tersebut mencapai miliaran Rupiah itu. "Jangan diupayakan, tapi harus selesai dan bagus. Apalagi dengan anggaran seperti itu," ujarnya Kamis (7/9/2017).

Didampingi sejumlah Kepala Seksi (Kasi) serta Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, progress sejumlah kegiatan yang masuk dalam pendampingan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) terus dilakukan pemantauan oleh Korps Adhyaksa ini.

Sosialisasi pun, diakuinya telah dilakukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat secara teknis dalam proses kegiatan pembangunan yang mendapat pendampingan ini.

"Yang kami lakukan pendampingan ada 14 kegiatan. Di sini, kami mengecek material dan kesiapan mereka. Untuk papan pengumuman proyek, saya lihat sudah ada. Saya minta besarkan, biar masyarakat lihat‎," ungkapnya.

‎Ichwan menekankan, fokus penekanan TP4D selain dari update progress, melainkan juga dari kesesuaian dalam progress pembangunan. Sejumlah kendala, diakuinya tidak dipungkiri kerap terjadi dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada rekanan untuk lebih optimal dalam bekerja.

"Untuk cuaca kan tidak bisa kita prediksi. Itu makanya kami terus lakukan monitoring. Di Ranai juga kita bagi," bebernya.

Zakaria Kasman pelaksana lapangan yang mengerjakan kantor Bupati, mengaku memiliki kiat tersendiri untuk menyelesaikan pembangunan kantor tahap III dengan waktu pelaksanaan selama 135 hari kalender itu.

Salah satunya, dengan melakukan penambahan orang untuk mengerjakan pembangunan kantor dengan nilai kontrak mencapai Rp 21 miliar lebih itu.

"Kami tak punya pilihan selain selesai. Sejauh ini, kendala belum ada. Hanya ada beberapa tempat yang sedang dilakukan kajian oleh tim untuk atap," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help