TribunBatam/

Pantai Sakera Dibangun Hotel Bintang Lima, Nilai Investasinya Rp 500 Miliar. Ini Namanya!

Pantai Sakera Dibangun Hotel Bintang Lima, Nilai Investasinya Rp 500 Miliar. Ini Namanya!

Pantai Sakera Dibangun Hotel Bintang Lima, Nilai Investasinya Rp 500 Miliar. Ini Namanya!
Dok. HaloMoney.co.id
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Sahid Eminence Group bakal melakukan pelatakan batu pertama bangunan hotel di kawasan pantai Sakera, Bintan Utara dalam waktu dekat. Hotel yang akan dibangun langsung bertaraf bintang lima dengan brand Melia.

Baca: Kesal Dengan Artis Inikah? Mulan Jameela Curhat Pakai Bahasa Sunda. Ungkap Fakta Menghebohkan Ini

Baca: Terungkap! Inilah 4 Fakta Menghebohkan Gambar Ayam Jago di Mangkuk, Nomor 3 Mengejutkan!

Baca: Ehem! Pernah Bikin Heboh Foto Syur di Majalah Dewasa, Begini Kabar Presenter Seksi Ini Sekarang

Direktur Hotel Melia Bintan Indonesia, Andi Syafrullah mengutip kata kata pemilik Sahid Eminence Group, Zaid Mahdani mengatakan, sengaja memilih mengembangkan bisnis hotel mereka di Bintan karena melihat potensi pariwisata yang ada.

"Bintan juga salah satu daerah pariwisata, kita tertarik membangun hal sama di sini,"kata Zaid Mahdani seperti yang disampaikan Andi Syaifullah.

Kabarnya, uang yang digelontorkan untuk membangun hotel sebesar Rp 500 miliar atau setengah triliun.

Bila terealisasi, Hotel Melia Bintan akan menjadi cabang hotel yang ke 4 di Indonesia. Sebelumnya, hotel tersebut telah buka cabang di Cianjur, Bandung dan Bali.

Bupati Bintan mengatakan, akan selalu membuka kemudahan agar hotel hotel lain di Indonesia juga membangun di Bintan. Investasi wisata saat ini memang terus digenjot agar lebih berkembang dan lebih maju lagi.

"Kehadiran investor untuk berinvestasi di Kabupaten Bintan guna membangun hotel ini patut kita apresiasi, sebab kedepan akan memiliki dampak positif bagi kemajuan pembangunan sektor pariwisata termasuk peluang kerja lokal,

pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Namun suatu hal yang pasti, bahwa kita hanya ingin memberikan suatu kemudahan perijinan investasi namun harus dibarengi dengan kepastian wujud pembangunan itu sendiri,"kata Apri. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help