Bupati Karimun Dapat Hibah 7 Unit Kapal dari Menkeu Sri Mulyani. Sitaan Bea dan Cukai

Pemkab Karimun menerima hibah tujuh unit kapal dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri.

Bupati Karimun Dapat Hibah 7 Unit Kapal dari Menkeu Sri Mulyani. Sitaan Bea dan Cukai
Menteri Keuangan Sri Mulyani serta sejumlah pimpinan lembaga memusnahkan barang bukti balpres ilegal hasil penegahan DJBC Khusus Kepri di Karimun, Jumat (8/9/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Pemkab Karimun menerima hibah tujuh unit kapal dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri.

Kapal yang terdiri atas satu unit speedboat dan enam unit kapal motor kayu itu langsung diterima oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani yang melakukan kunjungan ke Kanwil DJBC Khusus Kepri, Jumat (8/9/2017).

Sri Mulyani menyebutkan, nantinya kapal hasil penegahan tersebut dapat digunakan untuk angkutan para pelajar yang berada di pulau-pulau.

Selain itu, kapal-kapal tersebut juga dapat memperlancar operasional kepemerintahan.

“Sebelumnya, enam unit kapal motor kayu telah dihibahkan. Sekarang tambah satu unit speedboat kita hibahkan ke pemerintah daerah,” kata Sri Mulyani.

Selain kapal, Kanwil DJBC juga menghibahkan sebanyak 200 karung beras dengan total berat lima ton kepada Yayasan Permate Batam dan Yayasan Al-Kautsar Batam.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengekspose sejumlah tangkapan dan barang bukti penegahan Bea Cukai di Karimun
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan FKPD Kepri mengekspose sejumlah tangkapan dan barang bukti penegahan Bea Cukai di Karimun ()

Bahan pokok itu merupakan hasil tangkapan KPU Bea  dan Cukai Tipe B Batam bersama TNI Angkatan Laut terhadap dari kapal KM Mulia Adadi, beberapa waktu lalu.

“Kita mengapresiasi operasi laut DJBC yang telah dilaksanakan berkesinambungan dan sinergis dengan lembaga lain. Hal ini telah membuahkan berbagai hasil penindakan," ungkap Sri Mulyani.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menyampaikan, hasil peneegahan di seputaran Selat Malaka berupa 9.958 ball dan 70 karung balpres, 28.057 unit ponsel berbagai merk, 45 unit drone, 107.876 kilogram rotan, barang campuran sebanyak 251 dan 82 karung.

Dalam kunjungan Menkeu tersebut, Kanwil DJBC Khusus Kepri juga melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penegahan berua 8.607 ball dan 70 karung balpres atau pakaian bekas.

"Sisanya sebanyak 1.351 bal akan digunakan untuk pembuktian di persidangan," kata Heru.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Kapolda Kepri (Irjen Pol Sambudi Gusdian), Bupati Karimun (Aunur Rafiq), Kapolres Karimun (AKBP Agus Fajaruddin), Komandan Kodim 0317 TBK (Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa), Danlanal TBK (Letkol P Totok Irianto) dan undangan lainnya.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help