Giliran Distributor Daging Babi Kemasan Digerebek BPOM Batam di Tanjungpinang

Setelah setelah menggerebek gudang kosmetik, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam kembali melakukan ‎penggrebekan di Tanjungpinang.

Giliran Distributor Daging Babi Kemasan Digerebek BPOM Batam di Tanjungpinang
Petugas BPOM memeriksa sejumlah produk makanan kemasan dari sebuah distributor yang melanggar izin edar di Tanjungpinang, Kamis (7/9/2017) sore. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG- Setelah setelah menggerebek gudang kosmetik, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam kembali melakukan ‎penggrebekan di Tanjungpinang.

Kali ini gudang milik PT Jaya Pinang Sukses di jalan WR Supratman KM 14 Tanjungpinang menjadi sasarannya.

Gudang ini diketahui sebagai pemasok makanan kaleng daging babi, jeli agar-agar dan roti yang kemasan kaleng.‎

Gudang ini menjual barang yang izin edar dari BPOM sudah habis, namun perusahaan ini masih saja menjualnya.

"Izin edar hanya berlaku untuk 5 tahun. Perusahaan ini resmi, hanya saja sudah habis lebih dari lima tahun izin edarnya. Namun masih saja beraktifitas," kata kepala BPOM Batam Alex Sander di lokasi, Kamis (7/9/2017) sore, pukul 16.00 WIB.

Puluhan kotak berbagai jenis makanan yang dijual distributor ini langsung disita oleh BPOM untuk dimusnahkan.

Produk olahan makanan pangan ini berasal dari Malaysia, China dan Indonesia.

 "Ada dua item pangan yang habis izin edarnya, namun tak diperpanjang. ‎Perusahaan dan produksinya memang resmi. Izin edar itu penting karena untuk mengecek keamanan dan menjamin kesehatan konsumen," katanya.

"Kita hanya kenakan sanksi administrasi saja saja untuk perusahaan ini," tambah Alex Sander.

BPOM telah dua hari di Tanjungpinang.

Hari sebelumnya mengamankan kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help