TribunBatam/
Home »

Sport

» MotoGP

Moto GP

Ada Tiga Pebalap Pengganti Valentino Rossi, Tapi si Ganteng Ini Paling Santer di Paddock Yamaha

Jika Valentino Rossi tidak layak kembali ke ajang MotoGP di Aragon akhir bulan ini, beberapa nama telah disebutkan sebagai penggantinya.

Ada Tiga Pebalap Pengganti Valentino Rossi, Tapi si Ganteng Ini Paling Santer di Paddock Yamaha
Crash.net
Michael van der Mark 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MISANO - Jika Valentino Rossi tidak layak kembali ke ajang MotoGP di Aragon akhir bulan ini, beberapa nama telah disebutkan sebagai penggantinya.

Ada test rider Katsuyuki Nakasuga atau pebalap Yamaha World Superbike Alex Lowes.

Keduanya sudah akrab dengan YZR-M1 yang ditunggangi Rossi karena ikut menjajalnya sejak tahun lalu di Sirkuit Suzuka.

Tapi menurut rumor paddock Movistar Yamaha di Misano, pebalap lain yang akan disiapkan Movistar Yamaha adalah Michael van der Mark.

Pebalap muda asal Belanda ini merupakan satu tim di Yamaha WorldSBK, disebut-sebut pilihan pertama dalam debut MotoGP, jika Rossi absen di Aragon.

"Kami mempertimbangkan semua opsi dan keputusan akhir diperkirakan akan diambil pada Senin pekan depan," kata seorang juru bicara Yamaha seperti dilansir Crash.net.

Sebenarnya ada pebalap lain yang diincar oleh Yamaha yakni, Johann Zarco yang kini di tim satelit Yamaha Tech 3.

Namun, pagi-pagi, bos Tech 3 Herve Poncharal telah menolak nama Zarco masuk ke dalam list.

Rossi menderita patah tulang tibia dan fibula kanannya saat kecelakaan latihan enduro pada 31 Agustus.

Akibatnya, The Doctor harus mendapat perawatan serius dalam 30-40 hari ke depan.

Juara dunia sembilan kali ini memang bertekad untuk melakukan semua hal yang dia bisa untuk kembali ke Aragon.

Hanya saja, tim Yamaha sangat realistis jika hal itu tidak terpenuhi karerna balap Aragon hanya 22 hari sejak kecelakaan.

Rossi pun juga mengaku realistis jika tim dokter tidak memberikan rekomendasi untuknya ke lintasan Aragon.

"Aragon tiga minggu setelah kecelakaan, jadi akan sangat sulit, tapi kami akan mencobanya," kata Rossi kepada TV Italia, Kamis lalu.

Masalahnya, keputusan pembalap stand-in harus dikonfirmasi minggu depan, sehingga tidak mungkin penyelenggara MotoGP menunggu sampai menjelang pertandingan 22-24 September.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help