TribunBatam/

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Bangladesh Kewalahan Tangani 700 Ribu Pengungsi Rohingya, Bantuan Indonesia Sudah Dibagikan

Sejumlah insiden perkelahian, lanjutnya, telah terjadi dan truk-truk pengangkut bantuan dikepung oleh para pengungsi yang merasa putus asa.

Bangladesh Kewalahan Tangani 700 Ribu Pengungsi Rohingya, Bantuan Indonesia Sudah Dibagikan
MUNIR UZ ZAMAN/AFP
Arus pengungsi masih terus mengalir sementara mereka yang sudah tiba di Bangladesh mendirikan tenda-tenda di sembarang tempat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, COXS BAZAR - Bangladesh menghadapi tantangan besar dalam menyediakan penampungan dan bantuan kemanusiaan bagi sekutar 300 ribu pengungsi muslim Rohingya, Myanmar.

Mereka mengungsi dari negara bagian Rakhine setelah operasi militer Myanmar sebagai tanggapan atas serangan gerilyawan Rohingya terhadap pos-pos polisi pada 25 Agustus lalu.

Terjadinya peningkatan jumlah pengungsi baru, kata Menteri Luar Negeri Bangladesh AH Mahmood Ali, negaranya kesulitan menangani krisis ini.

"Hal ini menimbulkan tantangan sangat besar bagi Bangladesh dalam hal menyediakaan penampungan dan bantuan kemanusiaan," katanya seperti dilansir BBC.

Soalnya, sebelum krisis terbaru sejak tiga minggu terakhir, Bangladesh sudah menampung sekitar 400 ribu pengungsi Rohingya dari Myanmar selama puluhan tahun.

Dengan demikian, total pengungsi Rohingya yang berada di Bangladesh dengan adanya gelombang baru mencapai 700 ribu orang.

Sebagian besar dari mereka ditampung di Cox's Bazar, distrik di Bangladesh yang terdekat dengan wilayah perbatasan dengan Myanmar.

Masalahnya bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga terkait bantuan yang dibagikan parta relawan di Bangladesh.

Makanan, air dan obat-obatan tidak mencukupi untuk membantu para pengungsi.

Sejumlah insiden perkelahian, lanjutnya, telah terjadi dan truk-truk pengangkut bantuan dikepung oleh para pengungsi yang merasa putus asa.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help