HEROIK, Rumahnya Dirampok, Deni Nekat Berduel hingga Perampok Tewas
Aksi duel satu lawan satu pun terjadi ketika pemilik rumah memergoki aksi pencurian yang tergolong nekat itu.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi Deni Rono (55) salah satu warga Cipinang Melayu terbilang sangat berani.
Bagaimana tidak, ia melawan seorang diri perampok yang menyatroni rumahnya ketika rumah miliknya dalam keadaan kosong.
Aksi duel satu lawan satu pun terjadi ketika pemilik rumah memergoki aksi pencurian yang tergolong nekat itu.
"Saya baru mau pulang ke rumah, sekitar pukul 05.30 WIB, saat di dalem saya melihat kondisi sudah berantakan lalu saya telepon teman saya, bilang kalo ada maling di rumah," kata Deni, Senin (11/9/2017).
Menurut Deni, saat memasuki rumah tak terlihat jika ada kerusakan di dalam dipintu rumahnya namun ia kaget ketika kondisi didalam rumahnya sudah berantakan.
Di saat itulah ia mulai curiga, jika ada terjadi tindakan pencurian di rumahnya, mencurigai hal tersebut ia pun langsung mengecek di beberapa bagian ruangan rumahnya, dan bener saja ketika berada d ikamar utama ia melihat seorang tengah berupaya mengambil barang berharga miliknya.
"Pas saya ke dalem ada bayangan orang di dalam kamar utama, saat saya ke kamar utama pelaku mau keluar lewat jendela, akhirnya saya mencoba menahan, bahkan pelaku sempat melempar barang ke arah saya," katanya.
Baca: Buntut Kematian Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Harus Penuhi 4 Hal Ini Jika Tak Ingin Izin Dicabut
Baca: TERUNGKAP! Tak Ada Kesalahan Medis, Ternyata Ini Kelalaian Rumah Sakit saat Tangani Bayi Debora
Baca: Ingin Sukses Wawancara Kerja? Simak 8 Tips Cara Mendeskripsikan Kelebihan Anda
Di saat pelaku mencoba kabur, pemilik rumah melempar sebuah tas hingga pelaku pencurian terjatuh, hingga aksi duel pun terjadi.
Menurut Deni, aksi duel yang ia lakukan kurang lebih hampir 15 menit, ia pun beradu dengan pelaku pencurian tersebut bahkan pelaku juga dilengkapi dengan senjata tajam.
"Mungkin saya reflek, dia juga pake senjata juga, saya pegang senjatanya saya tahan dan saya totok dan entah bagaimana dia tertusuk dengan senjata itu," kata Deni.
Deni menuturkan pelaku hanya berjumlah satu orang, namun ia sempat melihat bayangan seseorang di lantai atas, namun ia tidak dapat memastikan jika itu tersangka lainnya.
"Saya rasa satu, memang ada sekilas saya lihat orang di atas mungkin tapi saya tidak tahu juga. Setelah perkelahian saya keluar, saya teriak-teriak minta tolong selanjutnya warga pada datang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pencurian_20170911_182840.jpg)