Kaget Tere Liye Berhenti Terbitkan Buku, Begini Isi Curahan Hati Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani menumpahkan curahan hatinya mengenai keputusan penulis, Tere Liye untuk berhenti menerbitkan buku karena masalah pajak.

Kaget Tere Liye Berhenti Terbitkan Buku, Begini Isi Curahan Hati Sri Mulyani
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menumpahkan curahan hatinya mengenai keputusan penulis, Tere Liye untuk berhenti menerbitkan buku karena masalah perpajakan, melalui akun Facebook-nya.

Dalam tulisan yang diberi judul "Tentang Tere Liye" tersebut, Sri Mulyani yang gemar membaca buku mengaku terhenyak mendengar keputusan Tere Liye.

"Tere Liye menyatakan frustrasinya menghadapi 'kebijakan perpajakan' dan 'perlakukan aparat atau kantor pajak' terhadap kewajiban membayar pajak penghasilannya sebagai penulis. Hal ini menyangkut perlakuan perpajakan atas royalti yang diterima dari buku-buku yang ditulis Tere Liye," kata Sri Mulyani yang dikutip dari akun Facebook-nya, Senin (11/9/2017).

Dalam tulisan panjangnya tersebut, perempuan yang akrab disapa Ani itu menjelaskan mengenai kebijakan perpajakan di Indonesia.

Menteri Keuangan bersama Dirjen Pajak juga berwenang menerbitkan peraturan yang diatur sebelumnya oleh Undang-undang.

Masih dalam tulisannya, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya agar kebijakan pajak ini dapat memenuhi harapan masyarakat dan pelaku ekonomi.

"Ketika seorang Tere Liye mengharapkan agar dalam penghitungan pajaknya dapat memperhitungkan upaya jerih payah dan biaya yang dikeluarkan selama proses penulisan, Kementerian Keuangan dan DJP telah mengakomodasi dengan kebijakan bahwa biaya tersebut dapat dikurangkan melalui penggunaan norma," kata Sri Mulyani.

(Baca: Buntut Kematian Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Harus Penuhi 4 Hal Ini Jika Tak Ingin Izin Dicabut)

(Baca: TERUNGKAP! Tak Ada Kesalahan Medis, Ternyata Ini Kelalaian Rumah Sakit saat Tangani Bayi Debora)

(Baca: Ingin Sukses Wawancara Kerja? Simak 8 Tips Cara Mendeskripsikan Kelebihan Anda)

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved