TribunBatam/

BATAM TERKINI

LAGI, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Sopir Taksi Konvensional

Dua pengemudi taksi online nyaris baku hantam dengan pengemudi taksi pangkalan di Bandara Hang Nadim Internasional Batam, Selasa (12/9/2017).

LAGI, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Sopir Taksi Konvensional
TRIBUNNEWSBATAM.COM/ARGIANTO DA NUGROHO
Bandara Hang Nadim Batam 

BATAM.TRIBUNNNEWS.COM, BATAM – Dua pengemudi taksi online nyaris baku hantam dengan pengemudi taksi pangkalan di Bandara Hang Nadim Internasional Batam, Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kejadian itu pecah lantaran puluhan pengemudi taksi bandara tidak terima dua taksi online mengambil penumpang di sana.

Menurut penuturan Lidia saksi mata, aksi kedua kubu itu sempat menjadi tontonan calon penumpang dan masyarakat yang mempunyai aktivitas di sana.

“Suasananya bak film Hollyowood hehehe, iya tadinya sopir taksi pangkalan sempat ngejar. Waktu turun sopir taksi online sempat lari, mereka kejar karena memang jumlah taksi pangkalan kan banyak mungkin mau mereka gebukin,’’ kata Lidia yang terheran-heran dengan aksi kedua kubu.

(Baca: CPNS 2017 - Lulusan SMA dan Sederajat Juga Bisa Daftar CPNS, Lho! Cek Lowongannya Disini)

(Baca: Jadi Presiden Wanita Pertama Singapura, Ini Dia 12 Fakta Terkait Halimah Yacob)

(Baca: Mal Pelayanan Publik Segera Hadir di Batam. Ini Keistimewaanya)

Kedua sopir taksi online merupakan sopir yang berbeda mobil. Tidak lama setelah kejadian pertama, kejadian kedua pun menyusul. Lagi-lagi kata Lidia, aksi kedua kubu tak kalah seru dengan aksi kejadian pertama. “Padahal udah tua-tua loh bapak-bapak itu,” katanya.

Kapolsek Bandara Hang Nadim Internasional Batam Iptu Betty Novia ketika dikonfirmasi Tribun Batam membenarkan peristiwa tersebut. 

“Tapi karena masalah lalu lintas, kedua pengemudi telah diserahkan pada pihak Satlantas Polres Barelang. Seperti apa penegakannya, mungkin bisa update ke sana,” kata Betty.

Betty mengatakan, memang kesepakatan kemaren itu taksi online dilarang beroperasi di dalam bandara. Sebab, sudah ada taksi pangkalan yang berhak mengambil penumpang. Seketika taksi online masuk pun sehingga menyulut emosi sopir pangkalan karena merasa merampas rejekinya. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Rabu 13 September 2017

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help