TribunBatam/

Pekerjakan Remaja Jadi PSK, Pasutri Pengusaha Karaoke di Sintai Diciduk Poilisi

Pasangan suami isteri pengusaha Karaoke Cafe Citra Rasa di lokalisasi Sintai Batu Aji, Batam, Kepri, harus mendekam di penjara.

Pekerjakan Remaja Jadi PSK, Pasutri Pengusaha Karaoke di Sintai Diciduk Poilisi
Tribunnews
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM – Pasangan suami isteri pengusaha Karaoke Cafe Citra Rasa di   lokalisasi Sintai Batu Aji, Batam, Kepri, harus mendekam di penjara.

Pasutri bernama  Markus Meha Sawu alias Pak Uban  dan Inten alias Intan ditahan lantaran diduga mempekerjakan anak di bawah umur sebaga pekerja seks komersial (PSK).

Tak hanya itu, kedua pelaku juga dijerat dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap kedua korban berinisial DFY (14) dan DN (15).

Ke dua korban berasal dari Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Wakil Direktur Ditkrimum (Wadir Dirreskrimum) Polda Kepri AKBP Riko Yunaldi, Selasa (12/9/2017) mengatakan, pasutri itu setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ditahan setelah resmi menjadi tersangka,” kata mantan Kapolres Pariaman, Sumbar, kepada Tribun Batam.

Diceritakan Riko, kasus itu terkuak setelah orangtua korban (DN) sempat mencari-cari anaknya ke Batam.

Orangtua korban melaporkan kasus ini pada 8 September 2017.

Dalam laporan tersebut, orangtua DN yang datang bersama teman anaknya bernama NA, mengatakan bahwa anaknya dibawa ke Batam dan dipekerjakan di lokalisasi Sintai.

Berdasarkan informasi tersebut, Anggota Subdit II dan IV Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help