TribunBatam/

Heboh! Tinjau Perusahaan di Kundur, Komisi III DPRD Karimun Klaim Alami Kejadian Tak Enak!

Heboh! Tinjau Perusahaan di Kundur, Komisi III DPRD Karimun Klaim Alami Kejadian Tak Enak!

Heboh! Tinjau Perusahaan di Kundur, Komisi III DPRD Karimun Klaim Alami Kejadian Tak Enak!
tribunbatam/rachta yahya
Ilustrasi. Anggota Komisi III DPRD Karimun sidak ke lokasi proyek jalan baru Sungai Raya-Bukit Tembak, Selasa (31/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Ada kejadian kurang mengenakkan ditemui Komisi 3 DPRD Karimun yang saat melakukan peninjauan ke beberapa perusahaan bergerak di bidang perkebunan di Pulau Kundur, pertengahan 2017 lalu.

Baca: Sejumlah OPD Karimun Terkesan Pasrah, Defisit Masih Hantui APBD Perubahan

Baca: Polres Karimun Musnahkan Narkoba Sitaan, Kapolres Waspadai Speedboat Mesin Tiga!

Baca: Ngeri! Rombongan Kondangan di Karimun Terjatuh ke Laut, Pelantar Kayu ke Pulau Parit Jebol

Baca: Waspadalah! Beginilah 9 Ciri Orang Berwatak Serigala Berbulu Domba, Nomor 4 Paling Berbahaya!

Baca: Ingat Kuda Pingsan Disiksa Kusir Delman di Depok? Kondisinya Sekarang Bikin Meneteskan Air Mata!

Meski sudah cukup lama, namun pengalaman tak mengenakan itu diungkapkan kembali DPRD Karimun saat menggelar rapat paripurna terbuka pengesahan rancangan Perubahan APBD Karimun tahun anggaran 2017 yang juga dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Anwar Hasyim, Selasa (12/9/2017) sore.

Rasno, juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karimun dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Karimun mengaku Komisi 3 yang membidangi pertanian dan perkebunan mendapat perlawanan dari para preman pembeking usaha perkebunan disinyalir ilegal di Kundur.

Saat itu Komisi 3 mendapat informasi bahwasanya ada usaha perkebunan di pulau terbesar di Kabupaten Karimun itu tidak memiliki izin usaha. Padahal omset yang dihasilkan perusahaan itu berada di atas Rp 1 miliar.

Akibatnya Pemkab Karimun tidak bisa memungut retribusi daerah dari apa yang perusahaan tersebut hasilkan.

Halaman
12
Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help