TribunBatam/

Hibah Aset Perusahaan ke Pemda Bikin Pemkab Anambas Pusing, Begini Pemicunya!

Hibah Aset Perusahaan ke Pemda Bikin Pemkab Anambas Pusing, Begini Pemicunya!

Hibah Aset Perusahaan ke Pemda Bikin Pemkab Anambas Pusing, Begini Pemicunya!
tribunbatam/septyan mulia rohman
Ilustrasi. Suasana Matak Base 

Mengenai aset yang bakal dihibahkan ke Pemerintah Daerah, piha perusahaan diakuinya biasa memberian naskah perjanjian hibah kepada Pemerintah Daerah.

"Dari Pemerintah Daerah pernah melakukan koordinasi ke perusahaan, namun mereka katakan itu bagian dari rahasia perusahaan. Mereka tetap berada di bawah SKK Migas. Untuk nilainya mereka berikan kepada kami.

Misalnya, perusahaan ada membangun sebuah bangunan. Mereka ada melampirkan nilainya kepada kami. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan BPK, mereka menanyakan dasar nilai dari pembangunan tersebut. BPK pun mengatakan, kalau seperti ini terus, tetap menjadi temuan," bebernya.

Upaya untuk membuka ruang dari Pemerintah Daerah terkait hibah aset perusahaan ini pun, coba dilakukan salahsatunya dengan menyurati yang ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. ‎Kementrian Keuangan Republik Indonesia pun, akhirnya mengeluarkan instruksi untuk melakukan revaluasi terhadap barang milik Negara.

"Intruksinya sekitar bulan Agustus kemarin. Ini juga yang menjadi kendala kami," ungkapnya. Dari data yang berhasil dihimpun, sedikitnya terdapat 70 aset hibah ‎dari tiga perusahaan migas yang memiliki base di Matak kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Puluhan bantuan yang diberikan melalui program tanggungjawab sosial lingkungan perusahaan (CSR) ini diketahui, masuk pada sejumlah desa sesuai dengan bidang yang ada pada OPD di Pemkab Anambas. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help