TribunBatam/

Jelang Meninggal Remaja Cantik Ini Donorkan Organ Tubuh. Yang Terjadi 2 Tahun Kemudian Mengejutkan

Sudah dua tahun lamanya Mark Kok Wah (46) dan istrinya Ariess Tan (43) mencoba melupakan duka yang diderita keluarganya.

Jelang Meninggal Remaja Cantik Ini Donorkan Organ Tubuh. Yang Terjadi 2 Tahun Kemudian Mengejutkan
Straits Times
Carmen (kanan) ketika masih hidup bersama orangtuanya. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Sudah dua tahun lamanya Mark Kok Wah (46) dan istrinya Ariess Tan (43) mencoba melupakan duka yang diderita keluarganya.

Carmen, putri mereka berusia 18 tahun dan merupakan anak satu-satunya itu meninggal dengan kondisi yang menyedihkan.

Carmen yang sekolah perawat di Nanyang Polytechnic Singapura ini mengalami ruptur arteri di otaknya dan tak bisa terselamatkan .

Tapi, menjelang kematian, dia menjadi penyelamat bagi manusia lain. hati, ginjal, jantung dan pankreasnya disumbangkan ke empat pasien.

Mark yang tinggal di Penang, Malaysia ini, menandatangani persetujuan untuk donasi organ anaknya itu karena hal itu permintaan sang anak.

Mark dan Ariess bahkan tidak tahu siapa orang yang tertolong oleh organ sumbangan itu karena sesuai peraturan, pendonor dan yang menerima donor harus dirahasiakan.

Sampai akhirnya, datanglah kiriman pesan di akun Facebook miliknya dari seorang ibu muda yang tinggal di Singapura.

Wanita itu bernama Serene Lee (37). Setelah memperkenalkan dirinya, ia bertanya, apakah bisa bisa mengunjunginya dan istrinya.

Serene membuka tabir hubungan kemanusiaan antara Carmen yang sudah meninggal dengan dirinya yang masih hidup.

Serene mengatakan bahwa jantung yang berdetak setiap detik dan memberinya kehidupan hingga saat ini adalah milik Carmen.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help