TribunBatam/

Laka Laut - Bakamla Kerahkan KN Belut Laut untuk Bantu Cari Korban Tanker Tabrakan

Yang kita lakukan adalah kita mencari korban diwilayah perairan Indonesia, kita tidak memasuki perairan Singapura

Laka Laut - Bakamla Kerahkan KN Belut Laut untuk Bantu Cari Korban Tanker Tabrakan
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Staf Dinas Lingkungan Hidup mengambil sampel air di KN Belut Laut 4806 milik Bakamla RI untuk mengecek dampak pencemaran lingkungan akibat tabrakan dua kapal tanker di Selat Philips, Singapura. 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Batam ikut bergabung bersama tim SAR gabungan tiga negara dalam penyelamatan tabrakan kapal tanker di Selat Singapura.

Bakamla RI mengerahkan KN Belut Laut 4806. Kapal tersebut berangkat dari pangkalan Bakamla Barelang.

Dalam kapal itu juga ikut Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

DLH melakukan pengecekan apakah ada pencemaran laut yang ditimbulkan dari kecelakaan kapal pada Rabu dinihari tersebut.

Kapten Kapal KN Belut Laut 4806, Mayor Laut (P) Hadi Syafruddin, mengatakan kegiatan yang dilakukan Bakamla sesuai dengan arahan dari pusat untuk mencari korban kapal tabrakan.

"Kita diperintahkan untuk melakukan SAR mencari korban kecelakaan kapal yang belum ditemuakan sampai saat ini," katanya.

Menurut informasi, ada lima ABK JB DE Rong 19 yang hilang, namun dua orang sudah ditemukan dan dibawa ke Singapura.

Bakamla tidak masuk ke perairan Singapura, wilayah titik tabrakan ke dua kapal tersebut.

"Yang kita lakukan adalah kita mencari korban diwilayah perairan Indonesia, kita tidak memasuki perairan Singapura," kata Hadi.

Hadi mengatakan Kapal MV Kartika Segara telah dievakuasi ke Pelabuhan Timur Singapura sedangkan kapal JBB Rong 19 hampir tenggelam di sekitar perairan Pulau Senang.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help