TribunBatam/

Terkait Kematian Bayi Debora, Menkes Dinilai Buang Badan oleh DPR. Kenapa?

Hasil investigasi Kementerian Kesehatan terhadap pelayanan RS Mitra Keluarga sehingga bayi Debora meninggal dunia, menemukan sejumlah pelanggaran.

Terkait Kematian Bayi Debora, Menkes Dinilai Buang Badan oleh DPR. Kenapa?
Facebook
Bayi Debora 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil investigasi Kementerian Kesehatan terhadap pelayanan RS Mitra Keluarga sehingga bayi Debora meninggal dunia, menemukan sejumlah pelanggaran.

Namun, Kemenkes tidak memberikan sanki terhadap rumah sakit tersebut.

Bahkan, Kemenkes meminta kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk memberikan teguran kepada RS Mitra Keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

Keputusan itu membuat kecewa DPR.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago menilai Menkes Nila F Moeloek buang badan karena hanya menyerahkan kepada Dinas Kesehatan DKI untuk memberikan sanksi administrasi berupa teguran tertulis.

Hal itu diungkapkan Suryani setelah menerima laporan Menkes.

Politisi NasDem itu mencermati kesimpulan yang disampaikan Menkes, khususnya pada poin D, terkait kebijakan uang muka yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan (UU).

Begitu juga point E, bahwa SDM di bagian informasi belum memahami sepenuhnya kebijakan RS secara utuh.

Dari kesimpulan tersebut, tegas Irma, seharusnya Menkes sudah dapat memberikan sanksi kepada RS Mitra Keluarga, bukan justru menyerahkan pada Dinkes DKI.

"Bagi saya ini seperti buang badan! Buang tanggung jawab dalam pelaksanaan pemberian sanksi!" tegas Irma kepada Tribunnews.com.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help