TribunBatam/

Laka Laut - Dua Korban Tabrakan Kapal Terkonfirmasi WN China dan Malaysia, 7 ABK Terluka

Kecelakaan laut yang melibatkan dua kapal di Selat Singapura mengakibatkan dua anak buah kapal (ABK) tewas dan tiga lainnya masih hilang.

Laka Laut - Dua Korban Tabrakan Kapal Terkonfirmasi WN China dan Malaysia, 7 ABK Terluka
STRAITS TIMEE/CHEW SENG KIM
Kapal keruk JBB De Rong 19 yang terbalik setelah bertabrakan dengan kapal tanker Kartika Segara berbendera Indonesia di Selat Singapura, Rabu (13/9/2017) dinihari. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Kecelakaan laut yang melibatkan dua kapal di Selat Singapura mengakibatkan dua anak buah kapal (ABK) tewas dan tiga lainnya masih hilang.

Otoritas Maritim dan Pelabuhan (MPA) Singapura, seperti dilansir Straits Times mengatakan bahwa korban dikonfirmasi warga negara Malaysia dan China.

Keduanya adalah ABK kapal keruk atau dredger (bukan tanker) JBB De Rong 19 yang terdaftar di Republik Dominika, yang dikelola oleh perusahaan Malaysia, Global Shipping.

Dari 12 anggota kru kapal, 11 orang warga negara China dan satu orang Malaysia.

Kedutaan Besar China di Singapura mengatakan dalam sebuah siaran pers, Rabu malam bahwa masih ada tiga warga negara China yang masih hilang.

Baca: Laka Laut - Bakamla Kerahkan KN Belut Laut untuk Bantu Cari Korban Tanker Tabrakan

Baca: ‎Dua Korban Kecelakaan Tanker Ditemukan Setelah Kapal Dibalikkan. Begini Kondisi Korban

Sedangkan tujuh orang saat ini dirawat di General Hospital Singapura.

Kedubes China menambahkan bahwa anggota kru yang dirawat menderita luka di dada dan kepala, namun kondisi mereka stabil dan telah dipindahkan dari unit perawatan intensif (ICU).

Kedubes China juga meminta Singapura untuk melanjutkan upayanya dalam pencarian dan melakukan yang terbaik untuk menemukan kru China yang hilang.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help