TribunBatam/

Pemakaman Umum di Tanjungpinang Penuh, Pemko Sediakan TPU Alternatif di Sini!

Pemakaman Umum di Tanjungpinang Penuh, Pemko Sediakan TPU Alternatif di Sini!

Pemakaman Umum di Tanjungpinang Penuh, Pemko Sediakan TPU Alternatif di Sini!
KOMPAS IMAGES/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sebagian lahan Taman Pemakanan Umum (TPU) Kota Tanjungpinang sudah hampir penuh. Seperti yang terlihat di TPU Pusara Abdadi Batu 7 dan TPU Batu 10.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengalihkan pemakaman ke TPU lainnya sebagai alternatif.

Baca: BREAKINGNEWS: Kasus Asuransi BAJ, Kejati Tetapkan Jaksa dan Pengacara Bumi Asih Jaya Tersangka!

Baca: Sempat Heboh Gugat Cerai Cucu Soeharto, Begini Kabar Artis Cantik Ini Sekarang!

Baca: Ehem! Tak Tahan Puasa Bercinta Selama Rey Utami Hamil, Suaminya Tawar Menawar dengan Dokter Begini!

Yoni Fadri, Kepala Bidang Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang mengatakan pihaknya sudah menyiapkan TPU lain untuk alternatif pemakaman yang sudah penuh.

Untuk warga sekitar yang bisanya menyelenggarakan pemakaman muslim di TPU Batu 10, saat ini sudah bisa melaksanakan pemakaman di TPU Tanjung Raya, Kampung Sido Mulyo.

"TPU Tanjung Raya di Kampung Sido Mulyo ini baru dan memang terbuka untuk umum. Disana kita siapkan lahan setengah hektar lebih," katanya didampingi Kasi Makam, Indriarni, Kamis (14/9/2017).

Sedangkan, untuk warga yang sebelumnya melaksanakan pemakaman di TPU Pusara Abadi Batu 7, bisa melaksanakan pemakaman di TPU Anggerek Merah. Di TPU Anggerek Merah.

"Kedepan kita rencanakan untuk melakukan pembebasan lahan untuk pemakaman. Karena minimnya lahan pemakaman," katanya.

Untuk TPU baru, seperti TPU Tanjung Raya Kampung Sido Mulyo, lokasi pemakaman tersebut akan mengggunakan konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH). Begitu juga TPU baru yang dibuka. Dengan begitu pemakaman akan lebih tertata dan asri.

"Jadi tak boleh lagi ada di semen-semen. Cukup pakai rumput saja," katanya.

Selain itu, pengelolaan TPU di Kota Tanjungpinang juga akan lebih ditertibkan. Utamanya masalah administrasi. Kedepan semua TPU diharapkan mempunyai basis data yang lengkap.

Sehingga saat ahli waris atau siapapun bertanya makan seseorang dengan mudah akan dicari.

"Kepengurusan induknya juga akan kita susun lebih dulu dengan melibatkan RT dan RW. Sehingga nantinya semua babul khoirot-babul khoirot menginduk ke pengurus induk ini," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help