TribunBatam/

Pemko Tanjungpinang Bentuk UPTD SWRO Batu Hitam, Ini Tugas dan Personelnya!

Pemko Tanjungpinang Bentuk UPTD SWRO Batu Hitam, Ini Tugas dan Personelnya!

Pemko Tanjungpinang Bentuk UPTD SWRO Batu Hitam, Ini Tugas dan Personelnya!
tribunbatam/thom limahekin
Lokasi SWRO Batu Hitam proyek Kementerian PU, Kamis (8/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Pemko Tanjungpinang segera mengoperasikan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Batu Hitam Kota Tanjungpinang. UPTD pengelola SWRO dan payung hukumnya sudah dibuat.

Baca: Heboh! Pencipta Gembok Keamanan WhatsApp Mundur, Inikah Akhir Enkripsi WhatsApp?

Baca: Ingat Kuda Pingsan Disiksa Kusir Delman di Depok? Kondisinya Sekarang Bikin Meneteskan Air Mata!

Baca: Mengejutkan! Habis Malam Pertama Suami Cuci Piring, Begini Komentar Laudya Chintya Bella!

Baca: Tak Sengaja Bertemu Mulan di Pesta Ultah Anak Krisdayanti, Maia Lakukan Hal Mengejutkan Ini

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono menjelaskan nantinya SWRO akan dikelola secara mendiri oleh UPTD. Ia yakin UPTD SWRO tersebut bisa berjalan tanpa membebani APBD.

Untuk nama-nama personil UPTD, lanjutnya, juga sudah diusulkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjungpinang. Tinggal menunggi persetujuan Kemendagri untuk pelantikan.

"Sambil menunggu dari Kemendagri, kita akan tunjuk Pelaksana Tugaas (Plt) dari eselon IV terlebih dulu. Rencananya SWRO ini akan kita launcing pada 17 Oktober pas hari jadi kota otonom. Tapi itu baru usulan, akan kita laporka ke pimpinan (walikota)," katanya, Kamis (14/9/2017).

Menurutnya, untuk mengelola SWRO tersebut, pihaknya menempatkan lima orang pegawai Pemko dan lima orang petugas lapangan yang direkrut dari warga sekitar.

Sedangkan untuk pelanggan, saat ini sudah ada 2.800 instalasi sambungan rumah (SR) yang sudah terhubung dengan SWRO tersebut.

"Itu nanti yang akan jadi pelanggan awal. Kita sudah uji coba juga sejak beberapa bulan lalu. Soal tarifnya nanti akan dibahas lebih lanjut," katanya.

Pembentukan UPTD pengelola SWRO ini dilaksanakan menyusul diserahkannya pengelolaan SWRO Batu Hitam ke Pemko Tanjungpinang oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, infrastruktur SWRO di Batu Hitam tersebut selesai dibangun 14 Februari 2014. Namun hingga kini, proyek Kementrian PUPR tersebut belum beroperasi.

Sebelumnya Pemprov Kepri tidak menyanggupi mengelola SWRO tersebut. Namun, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah justru menyatakan kesanggupan Pemko Tanjungpinang mengelolanya. Sehingga diserahkan ke Pemko Tanjungpinang.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help