TANJUNGPINANG TERKINI

Jalani Perawatan Medis, Tengku Mukhtarudin Batal Bersaksi di Pengadilan

Tengku Muhtarudin, Mantan Bupati Anambas gagal bersaksi dalam sidang kasus dugaan kasus gratifikasi dana Apresiasi‎ Bank Syariah Mandiri.

Jalani Perawatan Medis, Tengku Mukhtarudin Batal Bersaksi di Pengadilan
tribunnews batam/sm rohman
Mantan Bupati Kabupaten kepulauan Anambas Tengku Mukhtaruddin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Hukuman masih menanti Tengku Muhtarudin, Mantan Bupati Anambas yang terjerat kasus gratifikasi dana Apresiasi‎ Bank Syariah Mandiri (BSM).

Berdasarkan bukti rekam medis yang dikirim ke jaksa maupun ke Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, saat ini diketahui ia tengah menjalani perawatan medis.

Dalam sidang Ipan dan Khoirul Rijal, keterangan saksi Tengku di persidangan tidak dapat hadir, hal itu menjadi polemik mengingat kesaksiannya sangat penting selaku peranya sebagai Bupati Anambas yang memiliki kewenangan penuh saat itu.

Kajati Kepri Yunan Harjaka mengaku ‎tidak bisa berbuat banyak dan menyerahkan ke Majelis hakim untuk kesaksiannya Tengku. Hal itu terkait apakah kesaksianya akan dibacakan oleh Jaksa ataupun Majelis Hakim.

"Kalau itu kan kewenangan Majelis hakim untuk menentukan keterangan kesaksian Tengku di sidang itu. Kita ya ikuti majelis hakim," kata Yunan Harjaka di Kejati Kepri, Jumat (15/9/2017).

Baca: TERUNGKAP! Dikemas Siap Edar di Makassar, Ternyata di Kota Inilah Pil PCC Diproduksi

Baca: Hadiri Pesta Pernikahan, Puluhan Warga Gowa Keracunan Makanan. Begini Kondisinya

Baca: Butuh Pekerjaan Bergaji Tinggi? Cek Tujuh Profesi Kekinian Berikut Ini

Pada persidangan tersebut, kedua terdakwa melalui ‎kuasa hukumnya masing-masing menolak jika kesaksian hakim dibacakan oleh Jaksa. Pengacara beralasan karena tidak disertakan bukti berita acara sumpah kesaksian di berkas Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Saat dimintai tanggapan soal penolakan terdakwa itu, Yunan pun kembali menuturkan bahwa hal itu kewenangan majelis hakim ‎seperti apa nantinya.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved