Terlibat 21 Curanmor, Polsek Sagulung Tembak Begal Motor Ini! Begini Bisnis Curanmornya!

Terlibat 21 Curanmor, Polsek Sagulung Tembak Begal Motor Ini! Begini Bisnis Curanmornya!

Terlibat 21 Curanmor, Polsek Sagulung Tembak Begal Motor Ini! Begini Bisnis Curanmornya!
tribunbatam/ian pertanian
Dua pelaku curanmor menunjukkan hasil curian di depan Polsek Sagulung 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Dayu Maheswara (21), satu dari dua orang spesialis pencuri motor yang diamankan oleh Polsek Sagulung, Sabtu (16/9/2017) terpaksa dihadiahi dua timah panas di betis kaki kiri dan kaki kanan.

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Fakta-fakta Buaya di Muara Jawa: Pawang Dimangsa, Begini Keanehannya!

Baca: Ngeri! Perampok Bersenjata Targetkan Satpam Pabrik, Selalu Sekap Korbannya di Penjagaan!

Baca: Heboh! Setelah 7 Pawang Berikan Sesajen Ini, 2 Mayat Terkaman Buaya Mengambang. Ini Sajenya!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Fakta Rencana Pernikahan Kahiyang Putri Joko Widodo, Ada Sempat Ngamuk-ngamuk!

Dayu Maheswara (21) dan Alimin (18), diketahui sudah melakukan aksi pencurian motor sebanyak 21 kali di sekitar kota Batam, dimana motor hasil curian dijual ke pulau-pulau dan daerah terluar Batam.

Dari hasil pengembangan polisi sebanyak tujuh unit motor Mio diamankan bersama dua Penadah barang yakni Solikin (34) dan Reksi (19).

"Kita masih melakukan pengembangan dan kita masih mencari barang bukti sepeda motor yang pernah dicuri pelaku,"kata kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, Senin (18/9/2017).

Pelaku sendiri diamankan oleh polsek Sagulung di seputaran Batuaji,"kalau penadahnya kita amankan satu dari pulau Galang dan satu lagi dari perkebunan di barelang,"katanya.

Sementara untuk barang bukti sepeda motor yang diamankan Polsek Sagulung dua diantaranya dari pulau Buluh selebihnya dari pulau Galang barelang."Kita masih mencari waktu untuk menjelmut motor yang dijual pelaku ke pulau Abang dab pulau Aras,"kata Hendrianto.

Dayu sendiri dihadiahi timah panas oleh polsek Sagulung karena melakukan perlawanan saat penangkapan pelaku."Ini juga sebagai efek jera terhadap para pelaku curanmor,"kata Hendrianto.

Kedua pelaku spesialist curanmor dikenakan pasal 363 ayat 2 pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tuju tahun penjara sementara untuk kedua Penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Kita jiga menghimbau kepada warga yang masih menggunakan motor tanpa surat-surat agar menyerahkan ke kantor polisi. Karena nanti jika polisi menemukan ada motor hasil curian pemiliknya tidak bisa terleas dari hukum,"kata Hendrianto. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved