Jaringan Listrik Depan Leho Terbakar, PLN Karimun Pemadaman Bergilir!

Jaringan Listrik Depan Leho Terbakar, PLN Karimun Pemadaman Bergilir! Begini Penjelasannya!

Jaringan Listrik Depan Leho Terbakar, PLN Karimun Pemadaman Bergilir!
Ilustrasi. Suasana pemadaman bergilir di Kota Batam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Warga Karimun dikagetkan dengan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Karimun, Selasa (19/9/2017). Warga kaget dikarenakan Selasa kemarin, dua kali terjadi pemadaman, padahal di satu sisi tidak ada cuaca ekstrim yang mengharuskan terjadi pemadaman bergilir.

Baca: Heboh! Chat Intim dan Mesra Bocor, Netizen Ngakak Baca Pengakuan Anang Begini!

Baca: Penipuan Berkedok Anak Korban Sakit Merebak di Karimun, Rekan Kasatreskrim Jadi Korban?

Baca: Direktur RSUD Bintan Datang Melayat, Suasana Langsung Panas. Terdengar Teriakan Warga Marah!

Baca: Heboh Curanmor Sembelihan di Karimun, Pelaku Hanya Incar Onderdil Motor! Buang Bangkai di Kuburan!

Baca: Terungkap! Inilah Sosok Panglima Tampan yang Pernah Memarahi Jenderal Soeharto!

Baca: Heboh! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Kehidupan Dukun Cilik Ponari! Nomor 1 Bikin Merinding!

“Kenapa ini, pagi-pagi kok mati lampu? Hujan tidak, panas tidak tapi mati lampu,” ujar Anis, seorang warga Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Selasa.

Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun, Fauzar Zain mengatakan pihaknya terpakasa melakukan pemadaman bergilir dikarenakan adanya sejumlah perbaikan. Namun Fauzar memastikan pemadaman tersebut hanya sementara.

Fauzar juga menyebutkan perbaikan tersebut antara lain yang diakibatkan oleh gangguan alam seperti hewan jenis ular, burung dan monyet melintas di jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dekat trafo PLTD,

Bukit Carok, Kecamatan Tebing. Selain itu adanya komponen material pada jaringan PLN yang berada di depan pelabuhan Leho, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing yang terbakar.

“Ada sejumlah penyebab, salah satunya jaringan PLN depan pelabuhan Leho Teluk Uma, terbakar. Dampaknya terjadi trip dan menyebabkan pemadaman sementara. Kami mohon maaf atas pemadaman ini tapi kami akan upayakan hari ini juga normal kembali,” ujar Fauzar Zain, Selasa.

Selain itu juga dilakukan perbaikan pemasangan Ground Sirkuit Wire (GSW) atau penangkal petir di sepanjang jaringan SUTM yang berpotensi terjadinya petir. PLN kata Fauzar juga melakukan pemasangan penutup

Pin Isolator atau Pin Cover Guide. Pasalnya dalam beberapa hari belakangan, Tanjungbalai Karimun sekitarnya kerap diguyur hujan yang disertai angin dan kilatan petir.

"Beberapa pekan ini terjadi perubahan cuaca disertai petir. Akibatnya beberapa jaringan terjadi,” katanya. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help