TribunBatam/

Mustika Rasa

Ingin Coba Sate Citarasa Khas Melayu? Kunjungi King Sate Batam, Yuk!

Sate ini memang sedang naik daun. Ini kaena memberikan rasa baru yakni perpaduan bumbu kacang dengan cita rasa Melayu.

Ingin Coba Sate Citarasa Khas Melayu? Kunjungi King Sate Batam, Yuk!
TRIBUNBATAM/ANDRIANI

SATE, selama ini identik dengan dua daerah yakni Padang dan Madura. Namun, selain dua daerah itu tentu saja ada beberapa jenis sate yang dihasilkan daerah lainnya. Seperti Sate Batam yang disajikan King Sate.

Sate ini memang sedang naik daun. Ini kaena memberikan rasa baru yakni perpaduan bumbu kacang dengan cita rasa Melayu.

King Sate memang baru kurang lebih sepekan hadir di Batam. Namun, peminatnya juga ramai. Lokasinya ada di Pelita, tidak jauh dari Simpang Tiga Plasa Telkom.

"Sate unggulan di sini yaitu Sate Batam Ayam. Satenya menggunakan kuah kacang tetapi dengan cita rasa melayu. Tidak hanya kuah kacangnya tetapi juga dari daging ayamnya," kata Jimmy, pemilik King Sate Batam, Senin (18/9/2017).

Berbeda dengan satai lainnya, sate khas Melayu Batam ini, disesuaikan dengan selera orang Batam. Satai berasa pedas, manis, asam, dan asin.

Sungguh menggoyang lidah saat menyantapnya. Bumbunya meresap sampai ke dalam daging sate, ditambah dengan gurihnya kuah kacang yang kental. Sate Batam dihidangkan bersama beberapa potong lontong.

Tidak hanya Sate Batam Ayam, tersedia pula Sate Batam Kambing dan dua sate lain yang sudah ternama yakni Sate Padang, Sate Madura, dan Sate Taican yang original dan tambahan keju mozarela.

Di sini, tidak hanya menyediakan menu sate, melainkan ada lok-lok dengan varian 8-10 jenis, ayam geprek, bandeng presto, dan nasi kucing. Untuk minuman spesial, di King Sate ada es mangga dan es alpukat.

Bagi pengunjung, disediakan wifi gratis. Setiap hari, King Sate dibuka dari pukul 12.00 - 22.00 WIB untuk weekday dan weekend buka hingga pukul 24.00 WIB.

Harga makanan dimulai dari Rp 5.000 sampai Rp 45 ribu. Sedangkan minuman mulai dari Rp 5.000 sampai 16 ribu.

Halaman
12
Tags
sate
Melayu
Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help