Perhatikan 4 Hal Penting Ini Saat Ingin Bawa Barang dari Luar Negeri

Bagi Anda yang kerap bepergian ke luar negeri, ada baiknya mengetahui dan memahami berbagai aturan bea cukai agar nyaman bawa barang dari luar negeri.

Perhatikan 4 Hal Penting Ini Saat Ingin Bawa Barang dari Luar Negeri
KOMPAS
Suasana pintu masuk Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, jelang long weekend, Kamis (31/8/2017) siang 

Seperti lazimnya, barang impor yang dibawa harus dikenai pajak impor atau bea masuk dengan tarif beragam sesuai jenuh barang yang dibawa.

Namun pemerintah membuat pembebasan barang bawaan penumpang sebesar 250 dollar AS per orang atau 1.000 dollar AS per keluarga.

Selain itu pemerintah juga membebaskan pajak impor untuk 200 batang sigaret, 25 batang cerutu,100 gram tembakau iris, dan 1 liter minuman mengandung etil alkohol.

Dengan mengetahui batasan ini, maka anda bisa menghitung berapa tarif bea masuk yang harus dibayar jika barang bawaan dari luar negeri melebihi batas nominal yang sudah ditentukan.

“Perlu diketahui bahwa setiap negara memiliki aturan yang berbeda tentang pembawaan barang dari luar negeri. Jika penumpang membawa barang pribadi di bawah nilai yang ditentukan tersebut maka tidak akan dipungut bea masuk dan pajak impor,” ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Robert Leonard Marbun, melalui keterangan pers ke Kompas.com. 

Robert menambahkan apabila penumpang membawa barang yang melebihi batas nilai tersebut, maka atas kelebihan nilainya akan dikenakan Bea Masuk dan Pajak Impor.

Selain itu, jika penumpang membawa barang dagangan dengan jenis, sifat, dan jumlah yang tidak wajar untuk pemakaian pribadi maka penumpang harus mengisi pemberitahuan impor barang khusus dan menyelesaikan kewajiban pabeannya.

3. Kenali Barang Berisiko Tinggi

Tak semua barang bawaan dari luar negeri bisa melenggang masuk begitu saja. Petugas Bea Cukai bisa melakukan pemeriksaan fisik (jalur merah) terhadap barang-barang yang berisiko tinggi.

Barang impor yang dimasukan ke dalam jalur merah yaitu hewan, ikan dan tumbuhan, narkotika, psikotropika, obat-obatan, senjata api, senjata angin, senjata tajam, amunisi, bahan peledak, dan benda pornografi.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved