Akhirnya Terungkap! Inilah Pemilik Gudang Miras yang Digerebek Kodim Bintan

Akhirnya Terungkap! Inilah Pemilik Gudang Miras yang Digerebek Kodim Bintan

Akhirnya Terungkap! Inilah Pemilik Gudang Miras yang Digerebek Kodim Bintan
KOMPAS
Ilustrasi. Ditpolair Baharkam Polri menggagalkan penyelundupan 6.900 botol miras ilegal dan 58 pak cerutu dari Malaysia dan Singapura melalui Pelabuhan Kijang, Kepulauan Riau 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Hingga kini ratusan Miras hasil penggrebegan Kodim 0315 Bintan belum juga dilimpahkan ke Bea dan Cukai Tipe B Tanjungpinang. Ratusan Miras masih menumpuk di aula Makodim.

Baca: Fantastis! Inilah 5 Gaya Hidup Menghebohkan Keluarga Kerajaan Brunei, Nomor 3 Bikin Ternganga!

Baca: Terungkap! Inilah Fakta-fakta Jenderal Ahmad Yani Yang Tak Terungkap. Kisahnya Bikin Merinding!

Baca: Menghebohkan! Inilah 5 Pembunuhan Dilakukan Usai Pelaku-Korban Bercinta, Nomor 5 Bikin Geger!

Baca: Heboh! Data Kependudukan Disdukcapil Tanjungpinang dengan Kemendagri Berbeda. Ini Selisihnya!

Sebelumnya pihak Kodim menyatakan tengah berkordinasi dengan pihak BC atas pelimpahan ratusan dus minuman keras bermerk itu dan segera akan dilakukan pelimpahan.

Sementara itu diketahui, gudang yang digerebek Kodim di Jalan DI Panjaitan Gang Balqis III nomor 3 A kota Tanjungpinang diketajui selama ini izin yang digunakan yakni sebagai agen distributor gas elpiji.

"Berdasarkan data itu digunakan untuk penyimpanan gas elpiji. Bukan untuk penyimpanan Minuman beralkohol," ujar Agus, Kepala Bidang Penyelenggaraan Badan Penanaman Modal Terpadau satu Pintu (BPMPTSP) kota Tanjungpunang.

Menurutnya, berdasarkan data tanda daftar gudang nomor 89 tanggal 12 Januari 2017 pemilik Gedung tersebut berinisial RG alias Ahang. Ia juga seorang pemilik PT Mulya Bintan Sejahtera.‎

"Kita hanya sampaikan data yang kita punya. Dan sebenarnya itu penyimpanan gas. Itu keseluruhan gudang yang ada di situ milik satu orang. Ada juga gudang PT Menak Wangi Surya," katanya lagi.

Kodim 0315 sebelumnya menggrebeg gudang yang diduga sebagai sindikat penyelundup miras dari luar negeri dan transit ‎di Tanjungpinang untuk kemudian dikirimkan ke Jakarta.

Kodim berpandangan penggrebegan itu dilakukan karena merugikan negara lantaran miras yang tidak dilengkapi Cukai dan ilegal.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help