Heboh Pasien Ditolak RSUD Bintan, BPJS Pastikan Kartu Rohaini Saat Kejadian Aktif!

Heboh Pasien BPJS Meninggal di RSUD Bintan, BPJS Pastikan Kartu Rohaini Saat Kejadian Aktif!

Heboh Pasien Ditolak RSUD Bintan, BPJS Pastikan Kartu Rohaini Saat Kejadian Aktif!
tribunbatam/aminnudin
Suasana rumah duka warga Sei Enam yang dikabarkan meninggal dunia setelah RSUD menolak merawat lantaran diduga kartu BPJS mati 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Pihak BPJS Kesehatan Tanjungpinang menaruh perhatian besar pada almarhumah Rohaini (45), warga Bintan yang meninggal setelah sempat dibawa ke RSUD Bintan.

Baca: Direktur RSUD Bintan Datang Melayat, Suasana Langsung Panas. Terdengar Teriakan Warga Marah!

Baca: Heboh Pasien BPJS Meninggal! Bupati-RSUD Bintan Mendadak Rapat Khusus, 2 Staf Dinonaktifkan!

Baca: BREAKINGNEWS: Ditolak Berobat ke RSUD, Warga Bintan Meninggal Dunia. Gara-gara Kartu BPJS Mati?

Baca: Heboh Pasien BPJS Meninggal, Direktur RSUD Bintan Kumpulkan Stafnya Termasuk IGD. Begini Hasilnya!

 Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang dokter Leni Marlina Manalu mengklarifikasi informasi kartu BPJS Kesehatan Rohaini tidak aktif lagi.

Menurutnya berdasar pengecekan stafnya, kartu tersebut masih aktif dan bisa dipergunakan oleh pasien ketika berobat di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

 "Kartu almarhumah aktif dan bisa digunakan. Nomor kartunya 0000362917427," ungkap Leni kepada Tribun, Rabu siang.

 Menurut Leni, sewaktu masih hidup, almarhum Rohaini merupakan peserta Penerima Bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (PB APBN).

Karena itu, Rohaini tidak perlu membayar iurannya. Iuran BPJS Kesehatannya dibayar oleh pemerintah pusat.

"Tetapi saya kira, entah kartunya aktif atau tidak aktif, itu tidak jadi masalah utama. Kan pelayanan kesehatan kepada maayarakat selalau diutamakan," ujar Leni mempertegas.

 Kasus Rohaini yang meninggal setelah sempat dirawat di RSUD Bintan sempat menjadi perhatian serius Pemkab Bintan dan BPJS Kesehatan Pusat.

Sebagaimana diberitakan Tribun, Rohaini sempat dibawa oleh Alamsyah ke RSUD Bintan pada Minggu (17/9/2017) malam. Namun, dia mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan dari petugas kesehatan yang bertugas.

Perlakuan ini membuat keluarga korban tidak puas sehingga membawa Rohaini kembali ke rumah. Wanita itu akhirnya menghembuskan nafas pada Selasa (19/9/2017) siang. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help